Korban Kecelakaan Tol Cipali Dimakamkan: Muhasim dan Dua Putrinya Dikubur Berjejer
Lima korban meninggal pada kecelakaan di ruas tol Cipali dimakamkan di kampung halamannya di Brebes, Senin (4/3) sore.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, BREBES -- Lima korban meninggal pada kecelakaan di ruas tol Cipali dimakamkan di kampung halamannya di Brebes, Senin (4/3) sore.
Tiga korban dimakamkan di Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan, sedangkan dua lainnya dimakamkan di Kecamatan Larangan.
Jenazah para korban kecelakaan tiba di rumah duka pukul 16.00. Tiga korban, yakni Istikoming (48), Muhasim (85) dan Muslikha (59), warga Desa Karangmalang, tiba dengan tiga ambulans.
Ketiga jenazah sempat disemayamkan di rumah keluarga.
Demikian pula korban Sunardi (45) dan Hadi Kusno (43), sopir minibus, warga Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan dibawa dangan dua ambulans menuju rumah keluarga masing-masing.
Setelah disalatkan, janazah langsung dibawa ke tempat pemakaman umum desa setempat. Tiga jenazah masing masing Muhasim, Istikoming dan Muslikha dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Dermolong, Desa Karangmalang.
Ratusan warga dan kerabat korban tampak ikut mengiringi prosesi pemakaman para korban. Adapun dua jenazah lain, Sunardi dan Hadi Kusno, dikuburkan di TPU desa masing masing di Kecamatan Larangan.
Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, kecelakaan melibatkan minibus Mitsubishi Elf E 7027 KA yang menabrak bagian belakang truk Fuso BE 9069 QC.
Kecelakaan terjadi pada pukul 21.45, saat minibus yang ditumpangi rombongan dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Kecelakaan terjadi kilometer 78 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tepatnya di Kecamatan Cempaka, Kabupaten Purwakarta.
Pengendara mobil minibus menabrak truk di depannya karena diduga mengantuk.
"Diduga pengemudi Isuzu Elf mengantuk saat mengemudikan kendaraannya, sehingga kendaraan yang ditumpanginya menabrak bagian belakang kendaraan truk Fuso yang ada di depannya," kata Kanit 9 PJR Tol Cipali Dit Lantas Polda Jawa Barat, AKP Azis Sarifudin, Senin.
Satu keluarga
Rasiti (56), warga Desa Karangmalang, mengungkapkan, seluruh penumpang minibus merupakan satu keluarga.
Mereka hendak pulang ke Brebes setelah melangsungkan pertunangan anggota keluarga di Jakarta.
Dalam kecelakaan tersebut, lima orang meninggal yang terdiri atas sopir dan empat penumpang.
Selain korban meninggal, 10 penumpang lainnya luka-luka. Mereka adalah warga Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan, dan Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.
"Empat belas orang (penumpang minibus--Red) semuanya keluarga. Satu orang warga Pamulihan itu sopir.
Semuanya lima orang yang meninggal, empat orang keluarga," kata Rasiti, yang juga kerabat korban, saat ditemui di rumahnya, Senin (4/3).
Rasiti mengungkapkan, rombongan keluarga yang berjumlah 14 orang ditambah sopir berangkat ke Jakarta, pada Sabtu (2/3) malam.
Rombongan itu ke Jakarta untuk mengantarkan salah satu anggota keluarga dalam acara lamaran atau tunangan.
Namun saat pulang dari acara itu, rombongan satu keluarga ini mengalami kecelakaan.
"Dari sini berangkat ke Jakarta pada Sabtu malam untuk acara lamaran keponakan korban meninggal, Istikoming. Namun, informasi yang saya terima, saat perjalanan pulang ke Brebes mobil mengalami kecelakaan di tol Cipali," katanya.
Rasiti menjelaskan, korban Muhasim merupakan ayah Istikoming dan Muslikhah. Sementara, Sunardi merupakan menantu Muhasim.
Muhasim, Istikoming dan Muslikhah dimakamkan berjejer di TPU Darwolong, Desa Karangmalang. Sementara, Sunardi dimakamkan di desa kelahirannya, di Larangan. (nal/dtc/Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/truk-bermuatan-kayu-yang-mengalami-kecelakaan-di-tol-tembalang-semarang_20181105_190130.jpg)