Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Terobosan Desa Karanganyar Purbalingga Buat Aplikasi untuk Transparansi Publik

Pemerintah Desa (Pemdes) Karanganyar Purbalingga punya terobosan menarik untuk mewujudkan transparansi publik.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA-Pemerintah Desa (Pemdes) Karanganyar Purbalingga punya terobosan menarik untuk mewujudkan transparansi publik.

Pemdes Karanganyar sedang menyiapkan tiga aplikasi untuk mendukung transparansi publik.

Tiga aplikasi yang sedang dalam proses pembuatan ini meliputi aplikasi buku tanah desa (letter c), aplikasi pemetaan dan aplikasi tentang portal UMKM desa.

“Aplikasi letter c desa atau aplikasi tentang pertanahan ini nantinya digunakan untuk menyimpan dokumen letter c desa, semua aplikasi ini sedang dalam proses pembuatan,” kata Kepala Desa (Kades) Karanganyar, Tofik, (8/3).

Tofik menjelaskan, untuk pembuatan aplikasi pemetaan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga.

Sedangkan aplikasi Letter C desa sudah tersedia sehingga tinggal memasukan data ke dalam aplikasi.

Adapun untuk portal UMKM, pihaknya sedang membuatnya bersama mahasiswa KKN Unsiq Wonosobo.

Pembuatan tiga aplikasi ini, menurut Tofik melanjutkan program Pemdes yang menargetkan semua administrasi pemerintahan desa bisa berbasis aplikasi.

Apalagi, Desa Karanganyar telah memiliki aplikasi terkait dengan pelayanan dan keuangan.

“Informasi desa kan sudah, lha berarti ini tinggal pemetaan, pertanahan terus kemudian e-commercenya yang kaitannya untuk pengembangan usaha masyarakat,” jelasnya.

Ia menjelaskan, aplikasi pemetaan berfungsi untuk perencanaan, monitoring, evaluasi dan laporan tentang pembangunan yang ada di Desa Karanganyar.

Harapannya, aplikasi pemetaan ini dapat dijadikan bahan perencanaan pembangunan, monitoring pembangunan dan untuk membaca atau membuat peta tematik.

Dengan perencanaan pembangunan berbasis data maupun visual yang ada di dalam aplikasi, pembangunan yang dilakukan diharapkan lebih tepat sasaran.

Manfaat lain dari aplikasi ini, menurut dia, masyarakat bisa secara langsung memantau kegiatan yang dilaksanakan pemerintah desa terutama untuk kegiatan pembangunan dan pelaporan.

“Kita juga fungsinya untuk transparansi publik kepada masyarakat bahwa ini lho tahun ini kita membangunnya disini, untuk memudahkan pengawasan ataupun monitoring dari mayarakat,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved