Bank Sampah Jadi Strategi Pemkab Sragen Pasca Terlepasnya Adipura, Libatkan Kader PKK
Lepasnya Adipura dari Kabupaten Sragen pada 2018 membuat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati harus kembali mengatur strategi.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Lepasnya Adipura dari Kabupaten Sragen pada 2018 membuat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati harus kembali mengatur strategi.
Dalam sambutannya saat Temu Kader PKK Kabupaten Sragen, Rabu (6/3/2019) silam, Bupati meminta para Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan, dapat mengaktifkan kembali bank sampah.
"Pada musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), para pejabat Provinsi Jawa Tengah menandatangani surat berisi Jawa Tengah menjadi provinsi di Indonesia yang akan menerapkan kebijakan rendah karbon di 2019-2020," jelas Yuni.
Yuni juga menyampaikan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga sudah menandatangani surat tersebut.
"Banyak hal yang dapat dilakukan. Sebagai contoh pengurangan penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari," lanjutnya.
Yuni juga menyatakan, keberadaan bank sampah semakin sedikit di desa.
Karenanya dia merencanakan para kader PKK untuk mengaktifkan kembali bank sampah di setiap desa dan dilakukan secara berkelanjutan.
"Mulailah dengan memilah sampah dari rumah, mana sampah yang bisa diolah dan mana sampah yang tidak bisa diolah," ujarnya.
Pengolahan sampah tidak akan berjalan tanpa adanya gerakan dari masyarakat.
"Itung-itung menjaga bumi, jaga lingkungan agar tetap sehat. baru nilai plus akan kembali meraih Adipura," lanjutnya.
Pembangunan TPA baru juga sudah masuk daftar untuk menanggulangi overcapacity di TPA Tanggan.
"TPA yang baru melayani masyarakat utara Bengawan. TPA Tanggan untuk masyarakat yang berada di selatan Bengawan Solo," lanjutnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sragen Retna Susanti Dedy Endriyatno mengatakan siap mendukung program pemerintah.
"Insya Allah kami PKK siap membantu pemerintah tentang bank sampah. Rata-rata kader PKK kami adalah penggerak di wilayahnya pula," ujar Santi kepada Tribunjateng.com, Minggu (10/3/2019).
Pihaknya menargetkan sebanyak 20 kecamatan di Kabupaten Sragen akan ada satu bank sampah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bank-sampah-sragen.jpg)