Kasus Petani Bawang Subkhan Ditingkatkan ke Penyidikan, Akan Dipanggil Pekan Depan

M Subkhan, petani bawang di Brebes yang videonya viral saat curhat di hadapan Cawapres Sandiaga Uno, dilaporkan atas dugaan penganiayaan oleh Sukro (7

Kasus Petani Bawang Subkhan Ditingkatkan ke Penyidikan, Akan Dipanggil Pekan Depan
Instagram Sandiaga Uno
Subkhan yang mengaku petani pernah menjadi anggota KPU Kabupaten Brebes saat mengeluh di depan Sandiaga Uno. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan petani bawang Brebes, M Subkhan, terhadap Sukro (71), warga Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, memasuki babak baru.

Penyidik Reskrik Polres Brebes telah meningkatkan status penanganannya dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kasubbag Humas Iptu Umi Antum Farich mengatakan, peningkatan status penanganan kasus tersebut dilakukan usai gelar perkara penyidik, Rabu (13/3/2019) kemarin.

"Penyidik sudah gelar perkara dan ada peningkatan status penanganan dari penyelidikan menjadi penyidikan," kata Iptu Umi, Kamis (14/3/2019).

Dengan adanya peningkatan status menjadi penyidikan, namun penyidik belum menentukan status Subkhan selaku terlapor. Iptu Umi menuturkan, penyidik masih memerlukan pemeriksaan ulang untuk melengkapi berkas perkaranya.

"Ada yang perlu dilengkapi berkasnya, sehingga direncanakan pemeriksaan ulang pada pekan depan," ucapnya.

M Subkhan, petani bawang di Brebes yang videonya viral saat curhat di hadapan Cawapres Sandiaga Uno, dilaporkan atas dugaan penganiayaan oleh Sukro (71), pada Sabtu (9/3/2019) kemarin.

Dari keterangan Sukro sebagai korban, kejadian bermula saat korban tengah memperbaiki bendera bergambar Capres Jokowi di Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Tiba-tiba, Subkhan datang dengan mengendarai kendaraan roda empat.

Usai turun dari mobil, mantan komisioner KPU Brebes itu langsung melayangkan pukulan ke Sukro sebanyak dua kali. Satu di antaranya mengenai Sukro. Selain memukul, Sukro mengaku juga dicekik lehernya.

Perkara tersebut, disebabkan beredarnya video yang berisi jika Subkhan pernah mengalami sakit jiwa dan dirawat di RSJ di Magelang. Subkhan sendiri telah melaporkan penyebaran video tersebut ke Polres Brebes atas dugaan pelanggaran UU ITE.

"Laporan yang disampaikan Subkhan juga kami tangani. Kami sudah membentuk tim untuk menanganinya. Jadi kami tetap berimbang, laporannya kami proses juga," jelasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved