Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

LLDIKTI Wilayah VI Jateng Minta Perguruan Tinggi Swasta Ciptakan Mahasiswa Berwirausaha

Kepala LLDIKTI wilayah VI Jateng, Prof DYP Sugiharto menjelaskan, pihaknya mendorong PTS di Jawa Tengah untuk berinovasi membuat lapangan pekerjaan.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: suharno
tribunjateng/rival/ist
PRODI BARU - Rektor Udinus, Edi Noersasongko saat menyerahkan SK pembukaan program studi baru kepada Abdul Syukur, Dekan Fakultas Ilmu Komputer 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menciptakan lapangan pekerjaan bagi lulusannya menjadi fokus Perguruan Tinggi Swasta (PTS) saat ini.

Tak terkecuali PTS di Jawa Tengah yang didorong untuk terus berinovasi menciptakan lapangan pekerjaan dan juga berwirausaha.

Kepala LLDIKTI wilayah VI Jateng, Prof DYP Sugiharto menjelaskan, pihaknya mendorong PTS di Jawa Tengah untuk berinovasi membuat lapangan pekerjaan.

Khususnya dalam hal ini, penguatan karakter kewirausahaan.

"Paling tidak ada dua upaya yang saat ini kami lakukan. Di antaranya penguatan karakter kewirausahaan," urainya kepada Tribun Jateng, Minggu (17/3/2019).

Penguatan karakter kewirausahaan ini, lanjut DYP Sugiharto, ditempuh melalui tambahan ilmu di intrakurikuler dan ekstrakurikuler.

Untuk intrakurikuler, penguatan itu masuk, disisipkan di berbagai mata kuliah yang sesuai.

Tetapi menurutnya pengaruh yang lebih maksimal adalah dari ekstrakurikuler.

"Memang untuk sebagian besar adalah di ekstrakurikuler," urai dia.

Contohnya, menurutnya dilakukan oleh Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang menyisipkan mata kuliah wirausaha di semua prodi di kampusnya.

"Jadi memang ada arahan dari kampus ke mahasiswanya untuk terjun berwirausaha, serta menciptakan lapangan kerjanya sendiri," imbuh DYP Sugiharto.

Yang kedua, imbuhnya, adalah melalui pendidikan vokasi. Artinya, kerjasama dengan dunia industri.

DYP Sugiharto menilai, melalui pendidikan vokasi ini, inovasi untuk membuat lapangan pekerjaan bisa diterapkan secara optimal.

Contohnya, ia memaparkan, terjadi di Politeknik Harapan Bersama, Tegal.

"Program studinya seperti perhotelan, dari awal menggandeng praktisi perhotelan dan organisasi profesinya. Itu contoh," terangnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved