Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dua Motor Terbakar di Bedeng Pekerja Proyek Normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur

Dua sepeda motor terbakar di bedeng pekerja proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur, Kelurahan Karangtempel Kecamatan Semarang Timur Kota Semaran

Tayang:
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Kebakaran bedeng proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur Kelurahan Karangtempel Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang, Jumat (22/3/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua sepeda motor terbakar di bedeng pekerja proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) Kelurahan Karangtempel Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang.

Kebakaran terjadi saat pekerja mulai bekerja selepas istirahat, Jumat (22/3/2019) pukul 13.10 WIB.

Saat kejadian bedeng dalam kondisi kosong. Kebakaran pertama diketahui oleh pekerja setelah melihat asap yang mengepul di atas bedeng.

"Biasanya ada helper yang tidur di sana. Beruntung tadi tidak ada orang di dalam saat kejadian," sebut seorang pekerja asal Purwokerto, Samingan (35).

Nanti Malam Kota Semarang Bakal Diguyur Hujan Ringan, Berikut Prakiraan Cuaca Lengkapnya dari BMKG

Kedua kendaraan yang terbakar berjenis Honda Beat dan Supra Fit milik pekerja. Selain sepeda motor, api juga menghanguskan dua mesin vibrator beton, dua pompa air, genset dan peratan lain.

Dua mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api dapat dijinakkan sepuluh menit setelah kemudian.

"Sepuluh menit sudah padam. Angin tadi kenceng sekali, sebentar saja sudah membakar semua isinya," katanya.

Banyak barang mudah terbakar di lokasi kejadian seperti ban bekas membuat api cepat merambat.

Beruntung lokasi kejadian dekat dengan sumber air sehingga proses pemadaman berlangsung singkat.

Selain digunakan untuk menyimpan alat, bedeng ini juga digunakan untuk bermalam para pekerja.

Kini para pekerja membangun bedeng lain tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Mungkin karena korsleting, karena di sini dispenser dan blower tidak pernah mati," katanya. (jam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved