Usai UNBK, Wakil Bupati Pati: Anak Muda Harus Mau Membangun Desa
Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menghadiri pembukaan program Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Pati 2019 di Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: suharno
Himma menjelaskan, program bimbingan belajar ini terutama dimaksudkan untuk menjembatani siswa-siswi dari latar belakang perekonomian kurang mampu agar mampu bersaing memperebutkan kursi PTN.
"Karena itu kami pakai sistem subsidi silang. Peserta yang mampu secara ekonomi membantu peserta yang kurang mampu," terangnya.
• Tahun Ini 1.109 Orang Diberangkatkan ke Tanah Suci, Pemkab Pati Gelar Manasik Bagi Mereka
Peserta BPUN dipilih berdasarkan seleksi melalui jalur prestasi dan tes tertulis berbasis komputer yang mirip dengan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN.
Seorang peserta, Muhammad Iqbal Al-Havid (18), mengaku mendapat banyak manfaat dari BPUN.
"Kami antara lain diajari tentang manajemen waktu dan bagaimana menjadi anak kos. Intinya agar kami tidak kaget ketika memasuki dunia perkuliahan. Mentor-mentornya juga asyik dan ramah," ucap siswa SMA PGRI 2 Kayen tersebut.
Iqbal berharap, dengan mengikuti BPUN, cita-citanya untuk diterima di UNS atau IPB dapat terwujud.
Selain dihadiri Wakil Bupati Pati, acara pembukaan BPUN 2019 hari itu dihadiri pula oleh Kepala Desa Kadilangu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Pembina BPUN, dan orang tua/wali peserta. (mzk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-bupati-pati-saiful-arifin-menghadiri-pembukaan-program-bimbingan-pasca-ujian-nasional.jpg)