Kisah Musailamah Al Kadzab Pembuat Hoaks, Mengaku Nabi Hingga Membuat Ayat dan Surat Palsu
Berikut kisah Musailamah Al Kadzab, adalah seorang pembuat hoaks yang mengaku sebagai nabi.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: abduh imanulhaq
Dalam Kitab Ajaib wa Tharaif Abra At-Taarikh karya Hasan Ramadhan, Amru bin Ash pernah mengirim utusan untuk Musailamah.
Bertemu dengan Amru, Musailamah bertanya, “Apa yang telah diturunkan kepada temanmu pada waktu ini?”
Amru menjawab, “Telah diturunkan kepadanya suatu surat yang ringkas namun mendalam.
"Surat apa itu?" tanya Musailamah.
Amru mengatakan, “Telah diturunkan kepadanya:
وَالْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
'Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran (QS Al Ash: 1-3),'" jawab Amru.
Musailamah berpikir sesaat.
Ia kemudian mengangkat kepalanya, lalu berkata, “Aku juga telah mendapat surat yang sejenis.”
“Apa itu?” tanya Amru.
Musailamah pun berkata:
يا وَبَرُ يا وبَرُ، إنّمَا أنتَ إيْرَادٌ وَصَدَرٌ، وسَائِرُكَ نَفْرٌ نَقْرٌ.
“Wahai bulu, wahai bulu.
Sesungguhnya kamu hanyalan sebutan dan muncul. Sedangkan keseluruhanmu adalah lubang.”
Kemudian Musailamah bertanya, “Bagaimana menurutmu wahai Amru?”
“Demi Allah, sesungguhnya kamu sendiri tahu bahwa sesungguhnya aku mengetahui kalau kamu berdusta," jawab Amru.