Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Nasmoco Prediksi Penjualan Mobil Meroket Hingga 40 Persen Jelang Ramadan dan Lebaran

Managing Director Toyota Nasmoco Jateng-DIY, Fatrijanto menuturkan pasar penjualan mobil pada kuartal pertama 2019 dinilai kurang bergairah.

Penulis: rival al manaf | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Seorang model berpose di depan mobil Tiara, dalam pameran 58 Tahun Nasmoco di Paragon Mal, Semarang. kendaraan itu menjadi jenis yang pertama yang dijual Nasmoco pada tahun 1961. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar penjualan mobil pada kuartal pertama 2019 dinilai kurang bergairah.

Hal itu dipaparkan Managing Director Toyota Nasmoco Jateng-DIY, Fatrijanto.

Ditemui dalam pameran 58 Tahun Nasmoco di Mall Paragon Semarang, ia membeberkan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018, penjualan mobilnya mengalami penurunan.

"Penurunannya berapa, saya tidak pegang angka pasti, namun saya rasa 10 persen mungkin ada," ucap Fatrijanto saat ditemui pada pembukaan pameran, Rabu (10/4/2019) lalu.

Mobil Toyota Trueno AE 86 Ikon Film Initial D Jadi Primadona HUT ke-58 Nasmoco Parade Mobil Impian

Ia tidak menampik, awal tahun selalu sulit dalam penjualan mobil.

Menurutnya hal itu tidak hanya terjadi di tempatnya saja, namun juga kompetitor yang lain.

Pria yang akrab diasapa pak Fat, itu menyebutkan pada periode Januari hingga Maret tahun ini mereka mencatat telah menjual sekitar 6.000 unit mobil.

"Januari dan Februari kurang bagus, Maret kemarin mulai di atas dua ribu unit. Padahal target kami perbulan setidaknya lebih dari dua ribu," ungkao Fat.

Dari analisisnya, ada beberapa hal yang menurutnya membuat capaian triwulan ini sedikit menurun.

Pertama pada akhir Desember 2018 ia menyebut sempat kehabisan stock kendaraan.

"Di awal tahun kemudian kompetitor punya stock banyak. Mereka kemudian menghabiskannya dengan diskon, sementara kami menjual barang baru," tambahnya.

Meski demikian, ia optimis melihat capaian penjualan pada bulan Maret yang mulai di atas angka dua ribu.

Terlebih saat ini sudah mulai mendekati lebaran. Diakuinya momen Idul Fitri sering kali menjadi titik puncak penjualan mobil.

"Kami memang berharap pada momen tersebut. Kenyataannya memang dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada saat Ramadan-Idul Fitri peningkatannya bisa 30 hingga 40 persen," tambahnya.

Ia kemudian ingin momen tersebut tidak disia-siakan. Dengan begitu, penurunan penjualan pada Januari-Februari bisa ditutup dengan penjualan saat Ramadan-Idul Fitri.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved