Tata Cara dan Doa Sujud Syukur, Amalan Nabi Muhammad Saat Mendapat Rezeki dan Kabar Baik
Berikut sujud syukur tata cara dan doanya, amalan Nabi Muhammad SAW saat mendapat rezeki dan kabar baik.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Berikut sujud syukur tata cara dan doanya, amalan Nabi Muhammad SAW saat mendapat rezeki dan kabar baik.
Sujud syukur adalah ungkapan kebahagiaan muslim atas nikmat dan rahmat yang telah Allah SWT limpahkan.
Pengertian sujud syukur yakni sujud karena mensyukuri karunia Allah SWT atas segala rezeki, nikmat, dan kebahagiaan.
Bahkan sujud syukur dianjurkan ketika seseorang terhindar dari musibah atau bencana.
Apapun bentuk karunianya, baik yang bersifat individu (diri sendiri) maupun bersifat umum (seluruh rakyat atau umat).
Dalam sebuah hadits dari Abu Barkah radhiyallahu'anhu:
وَعَنْ اَبِي بَكْرَةَ رضى الله عنه: (اَنَّ النَّبِىَّ صلَّى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا جَاءَهُ أَمْرٌ يَسُرُّهُ خَرَّسَاجِدًاالله)رواه الخمسة الا النَّسَائى
Artinya: "Dari Abu Bakrah ra, ia berkata: "Bahwasannya Rasulullah SAW ketika menerima sesuatu perkara yang menggembirakan, maka beliau tunduk bersujud kepada Allah." (Hadits diriwayatkan oleh Imam Lima kecuali Imam Nasa'i)
Hadits dari Abdurrahman bin Auf radhiyallahu'anhu:
وَعَن عَبْدِالرَّحْمَنِ عَوْفٍ راضى الله عنه قَالَ: سَجَدَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم فَاَطَالَ السُّجُودَ, ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ وَقَالَ: (اِنَّ جِبْرِيْلَ اَتَانِى فَبَشَّرَنِى فَسَجَدْتُ لِلَّهِ شُكْرًا) راوه احمد وصحّحه الحاكم.
Artinya: "Dari Abdurrahman bin Auf ra, ia berkata: 'Telah sujud Rasulullah SAW dan beliau memanjangkan sujudnya, lalu beliau angkat kepalanya dan bersabda: Telah datang kepadaku malaikat Jibril, ia membawa berita gembira untukku. Maka aku pun suju kepada Allah sebagai sujud syukur.'" (HR Imam Ahmad dan dishahihkan oleh Imam Hakim)
Hadits dari Bara bin Azib radhiyallahu'anhu:
وعن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ راضى الله عنه: (اَنَّ النَّبِىَّ صلَّى الله عليه وسلم بَعَثَ عَلِيًّا اِلَى الْيَمَنِ, فَذَكَرَ الْحَدِثَ قَالَ فَكَتَبَ عَلِىٌّ بِاِسْلَامِهِمْ, فَلَمَّا قَرَأَ رسولُ صلى الله عليه وسلمَ الْكِتَابَ خَرَّسَا جِدًا شُكْرًا لِلهِ تَعَالى على ذلك) راوه البَيهَقِىُّ, وَاَصلُهُ فى البُخَرِىِّ
Artinya: "Dari Bara bin Azib ra, ia berkata: Bahwasanya Rasulullah SAW mengutus Ali ke Negeri Yaman -maka dituturkanlah oleh Bara hadits ini sampai selesai- Kemudia ia berkata: Maka Ali mengirim surat kepada Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa ia telah mengislamkan orang Yaman. Surat itu dibaca beliau, langsung beliau menundukkan kepala dan sujud, karena syukur terhadap Allah atas peristiwa itu." (HR Imam Baihaqi dan asalnya dari Imam Bukhori)
Perlu diketahui, sujud syukur juga memiliki syarat dan tatacara.
Mayoritas ulama mengatakan, sujud syukur merupakan ibadah.
Itu alasannya orang yang ingin bersujud syukur harus suci badan, pakaian, dan tempat sujudnya.
Dijelaskan dalam Kitab Hasyiyatul Bujairimi Alal Khotib.
"Syarat sujud syukur sama dengan sholat. Sujud syukur dianggap sah seperti sahnya sujud di dalam sholat, bersuci, menutup aurat, menghadap qiblat, tidak bicara, meletakkan dahi terbuka dengan sedikit tekanan di atas tempat yang tidak ikut bergerak ketika fisiknya bergerak, meletakkan telapak tangan, telapak kaki, lutut, dan syarat sujud lainnya."
Berikut tata cara melakukan sujud syukur:
Pertama, orang yang akan melaksanakan sujud syukur berdiri.
Kedua, takbiratul ihram yakni mengangkat kedua tangan ke atas hingga sejajar dengan kedua telinga sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
Ketiga, mengucapkan takbir "Allahu Akbar" kemudian turun untuk bersujud.
Keempat, bangun dari sujud kemudian salam.
Berikut doa bacaan sujud syukur.
سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الخَالِقِيْنَ
Sajada wajhi lilladzi khlaqahu wa shawwarahu, wa syaqqo sam'ahu wa basharahu, bihauli wa quwwatihi fatabaarakallu ahsanul kholiqin
Artinya: "Aku sujudkan wajahku ini kepada yang menciptanya dan membentuk rupanya dan yang membuka pendengarannya dan penglihatannya. Maha suci Allah sebaik-baik Pencipta."
Sujud syukur adalah sunnah Nabi Muhammad SAW, siapa yang menunaikannya tentu mendapat pahala.
Semoga bermanfaat bagi Anda. (tribunjateng/fajar bahruddin achmad)
• 3 Hari Lagi Nisfu Syaban, Ini Niat Puasa Nisfu Syaban, Doa Malam Nisfu Syaban dan Keutamaannya
• Mimpi Basah Saat Siang Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasa?
• Suami Istri Bersetubuh di Bulan Puasa Ramadhan Siang Hari, Inilah Hukum dan Sanksinya
• Penjelasan Ulama Mengapa Merokok Membatalkan Puasa, Baik Puasa Ramadhan Maupun Sunnah
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sujud-syukur.jpg)