Sambut Harlah GP Ansor Ke-85, Banser Kota Semarang Bentangkan Merah Putih Sepanjang 1,2 Kilometer
Dalam rangka memperingati Harlah ke-84 GP Ansor, Satkorcab Banser Kota Semarang melakukan kirab Merah putih sepanjang 1,2 kilometer.
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Jamal A Nashr
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-84 GP Ansor, Satkorcab Banser Kota Semarang melakukan kirab sambil membentangkan Merah putih sepanjang 1,2 kilometer.
Kirab bendera tersebut mulai dari Halaman Balai Kota Semarang menuju Jalan Pemuda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Piere Tendean dan kembali ke titik awal.
Sebelum kirab bendera, acara diawali dengan apel kebangsaan di halaman Balai Kota Semarang.
Di sela apel juga ditampilkan pertunjukkan Barongsai oleh anggota GP Ansor Kota Semarang.
"Pembentangan bendera ini merupakan wujud komitmen Ansor dan Banser terhadap NKRI dan Pancasila, mulai dari zaman penjajahan hingga hari ini," sebut Ketua GP Ansor Kota Semarang, Rahul Saiful Bahri, Minggu (21/4/2019).
Tak hanya diikuti anggota Ansor saja, kirab bendera merah putih tersebut juga melibatkan IPNU-IPPNU serta pelajar dari Lembaga Pendidikan Maarif NU.
Dalam kegiatan ini, dihadiri Ketua PP GP Ansor Korwil Jateng-DIY Mujiburrohman, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly, Ketua PW Fatayat Jawa Tengah Tazkiyatul Muthmainnah, serta jajaran Forkopimda Kota Semarang.
"Kita akan selalu melindungi dan menjaga bangsa ini dari kelompok-kalompok radikal dan kelompok yang ingin memecah belah bangsa ini," katanya.
Melalui kegiatan ini ia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali bersatu setelah Pemilu 2019. Ia berharap Harlah Ansor ke-85 menjadi momentum konsolidasi setelah Pemilu 2019.
Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk menerima hasil Pemilu 2019 baik untuk eksekutif maupun legislatif. Serta memberi dukungan KPU untuk menyelesaikan setiap tahapan Pemilu.
"Mari bersama-sama menatap masa depan. Hal itu jauh lebih penting dari pada kita bertengkar, membuat berita hoaks, dan saling mengklaim. Yang terpenting saling menghormati, siapapun pemimpinnya kita beri kesempatan untuk bekerja," tuturnya.
Ketua PP GP Ansor Korwil Jateng-DIY Mujiburrohman mengungkapkan, 11 tahun sebelum Indonesia merdeka atau tahun 1934 banyak embrio organisasi pemuda di bawah naungan NU, yang merupakan cikal bakal berdirinya GP Ansor.
"Selama 85 tahun GP Ansor selalu memegang teguh dua amanah yang diembannya yaitu menjaga aqidah ahlussunnah wal jamaah Annahdliyah dan menjaga NKRI," tegasnya.
Maka, setiap ada gangguan yang menyangkut dua amanah tersebut, GP Ansor pasti akan bereaksi keras. Hal itu semata dilakukan dalam rangka hidmah kepada negara yang didirikan oleh para Ulama beserta komponen bangsa lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kirab-bendera-merah-putih-dalam-rangka-harlah-gp-ansor-ke-86-di-halaman-balai-kota-semarang.jpg)