Hari Kartini, Wali Kota Tegal Berpesan: Ibu Menjadi Simbol Kartini Era Modern
Pemerintah Kota Tegal menggelar upacara dalam memperingati Hari Kartini di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balai Kota Tegal, Senin (22/4/2019).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Pemerintah Kota Tegal menggelar upacara dalam memperingati Hari Kartini di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balai Kota Tegal, Senin (22/4/2019).
Hal yang berbeda dalam upacara ini, pegawai pemerintahan perempuan diwajibkan mengenakan kebaya dan laki-laki berpakaian batik.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya menyoroti peran ibu sebagai seorang Kartini era modern.
Menurutnya, sosok ibu saat ini harus bisa memberikan pendidikan pada anak agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Ibu adalah kunci pendidikan keluarga. Ia dekat dengan anak, sehingga ibu memahami benar-benar apa yang menjadi ketertarikan anak-anak masa kini," ungkap Dedy.
• Para Pria Nguleg Sambel, Wanita Merias Wajah saat Perayaan Hari Kartini di Weringin Jenggot Tegal
Dedy meyakini, seorang ibu mengetahui betul apa yang menjadi perhatian dan aspirasi kaum milenial.
Ia mencontohkan keberhasilan perempuan yang berprofesi di bidang teknologi.
Padahal biasanya yang yang berprofesi di bidang teknologi adalah laki-laki.
Adanya mereka berhasil, karena perempuan-perempuan itu dulunya dibesarkan dan tumbuh dalam lingkungan tanpa membeda-bedakan.
"Perempuan perlu menyadari potensinya sebagai instrumen yang efektif bagi pendidikan," katanya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wali-kota-tegal-dedy-yon-supriyono-bersama-wanita-berkebaya.jpg)