UNBK di SMP Negeri 2 Demak Dipantau Lewat CCTV

Wakil Bupati Demak, Joko Susanto bersama dengan Kepala SMPN 2 Demak Trisyono memantau UNBK melalui CCTV di ruang kepala sekolah SMPN 2 Demak

UNBK di SMP Negeri 2 Demak Dipantau Lewat CCTV
Tribun Jateng/Alaqsha Gilang Imantara
Wakil Bupati Demak Joko Susanto bersama dengan kepala sekolah SMPN 2 Demak Trisyono memantau UNBK melalui CCTV di ruang kepala sekolah SMPN 2 Demak, Senin (22/4/2019) pagi. (Tribun Jateng/Alaqsha Gilang Imantara) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Wakil Bupati Demak, Joko Susanto bersama dengan Kepala SMPN 2 Demak Trisyono memantau UNBK melalui CCTV di ruang kepala sekolah SMPN 2 Demak, Senin (22/4/2019).

Melalui CCTV, pengawas bisa memantau segala aktivitas siswa dalam UNBK di laboratorium komputer.

Joko Susanto mengatakan sarana prasarana di SMPN 2 Demak terbilang bagus, ruangan cukup memadai karena dilengkapi AC.

"Ternyata antara tempat duduk satu dengan yang lain tidak bisa contek- contekan.

Ada sekitar 336 siswa yang nanti dibagi menjadi 3 gelombang sehingga diperkirakan baru selesai nanti jam 16.00,"ujarnya.

Kepala SMPN 2 Demak, Trisyono mengatakan penggunaan CCTV di SMPN 2 Demak memasuki tahun ke 2.

Selain CCTV, SMPN 2 Demak juga memiliki absensi online, sistem pendataan buku maupun ulangan berbasis online.

"Banyak dari sekolah luar yang melakukan penelitian ke SMPN 2 Demak, paling banyak penelitian di SMPN 2 Demak mengenai CCTV karena merupakan sekolah dengan IT Modern,"ucapnya.

Dijelaskan, CCTV di SMPN 2 Demak dibuat sendiri dan sudah dikomersilkan.

CCTV di SMPN 2 Demak merupakan satu-satunya yang ada di Demak.

"CCTV di SMPN 2 Demak gratis karena bikin sendiri sehingga tidak perlu beli sistem CCTV di luar,"ucapnya.

Ketua Panitia UNBK SMPN 2 Demak, Sudarno menambahkan UNBK diikuti oleh 336 siswa dengan menyediakan tiga lab setiap sesinya, dimana setiap lab diisi sebanyak 34 siswa.

"Persiapan yang dilakukan sekolah agar siswa sukses UNBK yaitu mengadakan Tambahan Pelajaran, Tri Out sebanyak 5 kali dimana 4 kali UNBK dan 1 kali memakai kertas, guru diajarkan berlatih membuat soal standar, mendatangkan psikolog, doa bersama, dan one student one book dimana satu anak satu buku untuk latihan UNBK,"terangnya. (Agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved