Yayasan Pitulikur Pulo dan Mahasiwa Undip Bersihkan Sampah di Karimunjawa

Yayasan Pitulikur Pulo bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip melakukan aksi sosial membersihkan sampah di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepa

Yayasan Pitulikur Pulo dan Mahasiwa Undip Bersihkan Sampah di Karimunjawa
ISTIMEWA
Yayasan Pitulikur Pulo bersama mahasiswa Undip membersihkan sampah di Karimunjawa, Sabtu (27/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Jamal A Nashr

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Yayasan Pitulikur Pulo bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip melakukan aksi sosial membersihkan sampah di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Sebanyak 90 mahasiswa turut serta dalam kegiatan tersebut, Sabtu (27/4/2019).

Mahasiswa-mahasiswa itu akan menjalankan praktik kerja lapangan (PKL) selama sepekan di Karimunjawa. Mereka akan melakukan penelitian dan aksi sosial lainnya selama di sana.

"Aksi bersih sampah ini mampu mengumpulkan berbagai sampah organik 32,5kg, anorganik 26,5,kg dan residu 27,5 kilogram," sebut Ketua Yayasan Pitulikur Pulo, Djati Utomo, melalui siaran tertulisnya.

Total 90 mahasiswa tersebut dibagi dalam lima kelompok untuk melakukan bersih sampah.

Kelompok pertama di area pelabuhan barat, kelompok kedua di pelabuhan perikanan, kelompok ketiga di area alun-alun dan kelompok ke 4 dan 5 keliling area perkotaan Karimunjawa.

"Sampah akan kami buang di TPA sementara yang disediakan oleh pihak DLH Jepara mengingat belum adanya TPA di kepulauan ini. Semoga dengan adanya kegiatan rutin seperti ini akan mempercepat pemerintah daerah dalam mengatasi masalah sampah di Kepulauan Karimunjawa," ujarnya.

Ia berharap Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) segera dibangun di Karimunjawa. Kebersihan lingkungan menjadi tumpuan masyarakat Karimunjawa karena sebagian besar mengandalkan ekonomi pariwisata.

"Semoga di tahun ini permasalahan sampah bisa tertangani, mengingat kunjungan pariwisata di Karimunjawa setiap tahun semakin bertambah," kata Jambrong, sapaannya.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa Undip juga menyerahkan alat-alat pembersih pantai kepada Yayasan Pitulikur Pulo berupa keranjang, trustbag, garukan sampah. Alat itu diharapkan mendukung program kerja Yayasan Pitulikur Pulo dalam membersihkan sampah pesisir.

"Harapan kami Pitulikur Pulo tetap konsisten menjaga lingkungan supaya Karimunjawa tetap bersih dan menjadi tempat wisata bahari yang indah bebas dari sampah," ujar perwakilan mahasiswa Undip, Sultan Muhammad Aqidallah.(*)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved