Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gara-gara Protes Soal Makanan di Resepsi Pernikahan, Sahu Dikeroyok Keluarga Pengantin hingga Tewas

Polisi yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi dan mengirim jenazah itu untuk diotopsi

Editor: muslimah
Net
Ilustrasi makanan 

TRIBUNJATENG.COM - Pesta pernikahan menjadi satu momen bahagia bagi pasangan yang baru saja menikah.

Pesta pun digelar dengan mengundang sejumlah tamu dari keluarga hingga sahabat.

Para tamu undangan pun disuguhkan aneka makanan yang siap disantap.

Namun, ada kalanya keluhan kerap diterima para tamu terhadap pasangan soal makanan di pesta pernikahan.

Bahkan dalam kasus ini, seorang pria harus meregang nyawa.

Hal ini lantaran dirinya mengeluh soal makanan di pesta tersebut.

Ditemukan di bendungan

Kepolisian Dhamtari, negara bagian Chhattisgarh berhasil memecahkan misteri kematian seorang pria yang jenazahnya ditemukan di bendungan Gangrel, Minggu (28/4/2019).

Terkait pembunuhan itu, polisi juga menangkap tiga orang yang diduga membunuh korban yang berusia 25 tahun hanya karena masalah sepele di sebuah pesta pernikahan.

Di antara ketiga tersangka terdapat saudara laki-laki mempelai perempuan yang disebut tersinggung karena menilai tidak dilayani dengan baik di pesta itu.

Menurut polisi, para turis di bendungan Gangrel pada Minggu mencium bau tak sedap dan amat terkejut saat melihat jenazah membusuk seorang pria.

Jenazah itu diikat dengan sebuah tas berisi batu agar tenggelam tetapi nyatanya mayat itu masih mengapung di permukaan air.

Polisi yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi dan mengirim jenazah itu untuk diotopsi.

Hasil otopsi menunjukkan, pria itu sudah tewas lima hari sebelum ditemukan.

Dia tewas dengan cara dicekik dan dipukul dengan benda berat di kepalanya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved