Pemkab Demak Tutup Tempat Karaoke Selama Bulan Ramadan, Begini Tanggapan Pemilik Karaoke

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak memberlakukan penutupan karaoke saat bulan Ramadan, begini tanggapan tempat hiburan.

Pemkab Demak Tutup Tempat Karaoke Selama Bulan Ramadan, Begini Tanggapan Pemilik Karaoke
Tribun Jateng/M Syofri Kurniawan
Ilustrasi Tempat Karaoke 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak memberlakukan penutupan karaoke saat bulan Ramadan.

Polres Demak, Satpol PP, pemilik karaoke, dan banser melakukan penandatanganan bersama tempat karaoke ditutup selama bulan Suci Ramadan.

Hal itu tentunya menuai tanggapan dari pemilik karaoke.

Satu di antaranya pemilik karaoke Monalisa Demak, Harsono.

Dia tetap mengikuti aturan penutupan karaoke selama bulan Ramadan karena banyak sekali faktor dan kepentingan.

Di satu sisi pemerintah dan pengusaha mengambil langkah tersebut supaya tercipta lingkungan yang kondusif.

"Sebuah aturan itu di bentuk karena menimbang beberapa faktor, jadi poinnya tetap kita ikuti aturan yang ada supaya tercipta situasi yang kondusif," ungkapnya.

Pengelola Tempat Karaoke Bandungan Sepakat Tidak Beroperasi Selama Ramadan

Supandi, Mandor Karaoke, mengatakan dirinya kecewa dengan penutupan tempat karaoke saat Ramadan.

Dia lebih setuju jika ada kelonggaran waktu atau karaoke dibuka pada jam tertentu misalnya setelah shalat tarawih sampai dini hari.

"Kita berpuasa dari pagi sampai Maghrib saja, setelah itu sampai shubuh seharusnya tempat karaoke boleh buka karena malamnya umat muslim tidak puasa," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved