Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gadis 8 Tahun Mengandung Padahal Tidak Pernah Berhubungan Intim, Ini Penjelasan Ilmiah dari Dokter

Sebuah kisah aneh terjadi di mana seorang gadis berusia 8 tahun tiba-tiba mengandung seorang anak

Tayang:
Editor: muslimah
Toutiao/China Economic Net
Hasil scan medis menunjukkan teratoma di dalam perut gadis tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM - Sebuah kisah aneh terjadi di mana seorang gadis berusia 8 tahun tiba-tiba mengandung seorang anak.

Melansir dari China Economic Net pada Kamis (9/5/2019), gadis 8 tahun bernama Linlin (nama samaran) dari Harbin, Tiongkok awalnya merasa sakit perut.

Kemudian dia dibawa ke dokter, Saat diperiksa dokter menemukan tumorindung di sel telurnya.

Direktur Wang Wensheng dari Departemen Bedah Kardioraks, mengatakan bahwa selama operasi ada teratoma kitik berdiameter 10 kali lebih besar dari ovarium.

Tumor lahir di ovarium kiri gadis itu volumenya 10 kali lebih besar dari ovarium menyebabkan teratoma terbalik, dan ovarium muncur.

Ovarium yang disebabkan iskemia menyebabkan nikrosis dan rasa sakit parah pada anak perempuan.

Selama operasi, tumornya terlalu besar untuk diangkat, jadi dokter melepaskan tumor dari sel indung tersebut.

Indung telur kiri diangkat karena nekrosis, dan ovarium dipertahankan, memastikan gadis itu tetap memiliki kesuburan di masa depan.

Namun, yang mencengangkan adalah tumor tersebut sebenarnya adalah seorang bayi yang bersembunyi di dalam perutnya.

Lantas bagaimana bisa seorang anak 8 tahun mengandung anak didalam perutnya, padahal dia tidak pernah berhubungan intim?

Menurut dokter, anak tersebut seharusnya adalah saudara kembar anak perempuan tersebut, namun ketika lahir dia tertutup dan tersembunyi di dalam tubuhnya.

Hal itu karena perkembangan emrionik yang tidak normal, dan akhirnya membentuk teratoma. Beberapa teratoma bahkan memiliki gigi dan rambut, dan berada di bagian dalam tubuh.

P
Toutiao/China Economic Net
Inilah tertaoma yang berhasil dikeluarkan dari perut gadis tersebut.

Namun sebagian besar teratoma jinak.

Wang menjelaskan, dalam sebulan terakhir departemen telah menerima dua anak dengan tumor ovarium.

Teratoma dapat ada dalam tubuh untuk waktu lama, jika tidak pecah, itu tidak akan terasa.

Karena itulah, anak harus melakukan pemeriksaan fisik awal jika mengalami sakit perut yang tidak wajar, juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan ginekologi. (*)

Sumber: Intisari
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved