Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Melihat Alquran Berbahan Marmer, Dipajang di Masjid AL Muhtaram Pekalongan

"Kesulitannya saat sudah jadi terkadang masih saja ada huruf atau tanda baca yang kurang, sehingga harus diperbaiki lagi,"jelasnya

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Indra Dwi Purnomo
warga mengamati ukiran huruf Al Quran di batu marmer di Masjid Al Muhtarom, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (15/05/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berbekal keinginan kuat untuk menyumbangkan sesuatu pada Agama Islam, seorang Seniman pahat di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah berhasil membuat sebuah Mushaf Alquran dengan bahan batu marmer.

Meski belum selesai semua, kini lembaran-lembaran kaligrafi Alquran tersebut di pajang di Masjid AL Muhtaram Pekalongan untuk dibaca oleh para jamaah Masjid.

Lembaran-lembaran batuan tersebut berukuran 60x90 centimeter, dengan ketebalan rata-rata sekitar 2 centimeter.

Karya seni Al-Qur'an ini dibuat oleh Nur Hidayat Siba, perajin di Kabupaten Pekalongan. Namun akibat berbagai kendala, sejak tahun 2011 hingga 2019 baru terbuat 12 juz, dari total 30 juz.

"Membuat lembaran Al-Qur'an dengan batu marmer alami ini seperti karya seni yang lainnya. Masih tergantung mood,"kata Nur Hidayat Siba kepada Tribunjateng.com, Rabu (15/05/2019).

Siba mengatakan pada awalnya pembuatan Al-Qur'an tersebut dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu sembilan hari untuk menulis satu lembar Al-Qur'an di batu marmer tersebut.

Namun, untuk sekarang dengan adanya bantuan cutting stiker, untuk membuat satu halaman bisa selesai dalam satu hingga dua hari.

"Kesulitannya saat sudah jadi terkadang masih saja ada huruf atau tanda baca yang kurang, sehingga harus diperbaiki lagi,"jelasnya.

Di bulan suci ramadan, Al-Qur'an berbahan marmer ini menjadi perhatian masyarakat usai menunaikan salat di masjid tersebut.

Menurut alumnus fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga dan Alumnus pesantren Almuayyad Solo, ia memiliki obsesi untuk membuat Al-Qur'an tersebut.

Jika Al-Qur'an itu jadi, maka akan ada 600 keping marmer, dengan ukuran perlembarnya 60 X 90 centimeter. Sehingga, berat total untuk 30 juz sebesar 14 ton.

"Jika melihat waktu dan mood nya bagus pengerjaan karya seni ini selesai tiga tahun, namun sampai sekarang baru membuat 12 juz dan yang dipamerkan baru 8 juz,"ujarnya.

Siba mengungkapkan di dunia ini banyak Al-Qur'an-Al-Qur'an besar yang sangat luar biasa, ada yang berbahan kayu, tembaga, namun yang berbahan marmer tampaknya belum ada.

Menurutnya, Al-Qur'an jenis kertas berisiko rusak. Terlebih saat ini makin banyak Al-Qur'an jenis digital.

Bahkan, setelah Alquran marmer dipajang di Masjid Al Muhtarom sudah banyak manfaatnya, baik dibaca maupun untuk belajar anak-anak TPQ.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved