Rob Terjang Lapak Pedagang Pantai Pasir Kencana Pekalongan, Warga Kehilangan Pekerjaan
Dahulu pengunjung memadati objek wisata Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan, beberapa tahun lalu.
Penulis: budi susanto | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Lusmanah (42) warga Panjang Wetan Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan hanya termenung di dalam warung berukuran 1,5 X 2 meter.
Ia memandang sekeliling obyek wisata Pantai Pasir Kecana yang kala itu tak ada pengunjung.
Kerangka-kerangka besi berkarat tempat ia berdagang dulu terus ia tatap.
Selang beberapa waktu matanya berkaca-kaca, dan ia usap menggunakan tangan sebelum air matanya menetes.
Ingatannya masih tajam akan ramainya pengunjung yang memadati obyek wisata Pantai Pasir Kencana beberapa tahun lalu.
• VIdeo Kobaran Api Membuat Pengunjung Mal Ramayana Kota Pekalongan Berhamburan Keluar
"Dulu setiap sore pantai ini sangat ramai, pengunjung dari berbagai daerah memadati pantai ini. Namun kini tidak ada yang mau berkunjung," terang ibu beranak lima itu, Sabtu (18/5/2019).
Raut muka murung Lusmanah semakin terlihat, kala ia bercerita tentang harapannya bisa membelikan seragam sekolah baru untuk anaknya saat Lebaran.
"Satu tahun ini saya benar-benar tak bisa apa-apa, pemasukan untuk keluarga juga minus karena tidak ada pengunjung yang masuk ke Pantai Pasir Kencana," ujarnya.
Dilanjutkannya, sarana dan prasarana di Pantai Pasir Kencana semua rusak diterjang rob.
"Dulu saya berdagang di lapak yang ada dipinggir pantai, namun karena setiap hari rob saya pindah agak menjauh dari pantai," kata Lusmanah.
Wanita 42 tahun itu menerangkan, untuk membayar sewa lapak saja ia harus mencicil setiap minggunya.
"Sebenarnya lumayan murah, karena sewa lapak di sini hanya Rp 100 ribu perbulan. Namun karena tidak ada pengunjung terpaksa saya mencicil biaya sewa setiap minggunya saat ada rezeki," jelasnya.
Adapun menurutnya, di obyek wisata Pantai Pasir Kencana masih terdapat 11 pedagang yang masih bertahan.
"Karena kami sudah berdagang puluhan tahun jadi kami tetap bertahan. Yang saya pikirkan sebentar lagi Lebaran dan anak saya minta seragam baru, kalau kondisi seperti ini saya merasa sedih karena tidak bisa membeli seragam untuk anak saya," imbuhnya.
Adapun Haryanto, penjaga tiket dikawasan Pantai Pasir Kencana, membenarkan sepinya kawasan wisata pesisir itu dari pengunjung.
"Rob membuat infrastruktur di Pantai Pasir Kencana rusak, dan kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun, bahkan tiga hari terakhir rob datang lumayan tinggi dan kami terpaksa menutup loket karena kondisi yang tidak memungkinkan," tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bekas-lapak-pedagang-di-obyek-wisata-pantai-pasir-kencana-mangkrak-tak-terurus.jpg)