Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik 2026

Puncak Arus Balik Gelombang Kedua, One Way Jalan Tol Semarang Batang Diperpanjang

Arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Batang - Semarang terpantau ramai namun tetap lancar.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/TITO ISNA UTAMA
JALAN TOL BATANG - Suasana arus lalu lintas di Tol Batang yang berada di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.  

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Batang - Semarang terpantau ramai namun tetap lancar. 

Lonjakan volume kendaraan yang signifikan membuat pengelola jalan tol bersama kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) guna menjaga kelancaran perjalanan menuju Jakarta.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), Nasrullah, mengungkapkan bahwa hingga saat ini arus kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung menuju Jakarta masih tinggi. 

Berdasarkan data sementara, pada Sabtu (28/3/2026) tercatat sebanyak 48.759 kendaraan melakukan transaksi ke arah barat.

Baca juga: Warga Berharap Ada Jembatan Darurat Selama Perbaikan Jembatan Karanganyar Kebumen

Baca juga: Cerita Pemudik Purworejo ke Karawang Alami Loss Kopling dari Tol Banyumanik - Kendal

“Sementara untuk hari ini, data satu hari penuh masih dalam proses rekap. Namun dari pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB saja, sudah tercatat 10.273 kendaraan melintas menuju Jakarta melalui GT Kalikangkung,” kata Nasrullah kepada Tribunjateng, Minggu (29/3/2026). 

Untuk mengantisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas one way diberlakukan dari KM 263 hingga KM 70. 

Selain itu, kendaraan sumbu tiga masih belum diperbolehkan melintas, dengan pembatasan berlaku hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

Lonjakan Signifikan hingga 186 Persen

Tak hanya data harian, lonjakan arus kendaraan juga terlihat dalam periode arus mudik dan balik Lebaran. 

Nasrullah menyebutkan, selama H-10 hingga H+4 Lebaran (11–25 Maret 2026), total kendaraan yang melintas di GT Kalikangkung mencapai 217.055 unit.

Angka tersebut melonjak drastis sebesar 186,61 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya sekitar 75.733 kendaraan. 

Sementara itu, kendaraan menuju Semarang pada periode yang sama tercatat sebanyak 109.523 unit atau meningkat 44,23 persen.

“Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat, terutama yang melintasi GT Kalikangkung sebagai salah satu simpul utama Tol Trans Jawa,” ujarnya.

Guna menjaga kelancaran arus balik, PT Jasamarga Transjawa Tol turut mengoptimalkan berbagai langkah operasional, termasuk penerapan sistem one way secara bertahap.

Sebelumnya, rekayasa lalu lintas one way lokal telah diberlakukan dari KM 132 ruas Tol Cikopo - Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved