Ada Pasar Tumpah, Arus Kendaraan di Jalan Raya Karangawen Demak Macet Hingga 2 Kilometer

Ratusan kendaraan mengalami kemacetan panjang hingga 2 KM di jalan raya Karangawen Demak akibat tumpah ruahnya warga yang berbelanja di pasar Karangaw

Ada Pasar Tumpah, Arus Kendaraan di Jalan Raya Karangawen Demak Macet Hingga 2 Kilometer
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Kemacetan panjang di jalan raya Karangawen Demak, Senin (3/6/2019). (Tribunjateng/Alaqsha Gilang Imantara) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ratusan kendaraan mengalami kemacetan panjang hingga 2 KM di jalan raya Karangawen Demak akibat tumpah ruahnya warga yang berbelanja di pasar Karangawen Demak, Senin (3/6/2019) pukul 07.30 pagi - 11.30 siang.

Petugas kepolisian sibuk mengatur lalu lintas hingga memberlakukan contraflow agar arus lalu lintas dari arah Semarang ke Grobogan menjadi lancar.

Petugas juga memasang barikade di tengah jalan untuk mengurai kemacetan di perempatan pasar karangawen.

Jumadi, pemudik asal Semarang, awalnya tidak mengetahui penyebab kemacetan di jalan raya Karangawen.

Setelah mobilnya melewati titik kemacetan di pasar Karangawen, dia baru tahu ternyata kemacetan disebabkan tumpah ruahnya warga yang berbelanja di Pasar.

"Maklum, menjelang lebaran banyak warga tumpah ruah berbelanja di pasar," ucapnya.

Dikatakannya, keberadaan barikade di tengah jalan dan pemberlakuan contraflow dari petugas kepolisian dapat sedikit mengurai kemacetan di jalan Raya Karangawen.

"Ribuan kendaraan padat merayap hingga mencapai 2 km, sehingga perlu adanya contra flow untuk mengalihkan arus lalu lintas.

Dari arah timur (Grobogan) kita hentikan.

Dari arah barat (Semarang) kita utamakan untuk melaju semua baik jalur kanan maupun jalur kiri, sehingga mengurangi kepadatan arus lalu lintas dari arah barat (Semarang)," ucap Wakapospam 3, Ipda Sarengat kepada Tribun Jateng, Senin (3/6/2019).

Kemudian, kata dia, kendaraan - kendaraan kecil dari arah timur (Grobogan-red) menuju ke arah barat (Semarang-red) dimasukkan gang sampai menuju ke arah barat lewat depan polsek Karangawen termasuk sepeda motor.

"Di pospam 3 ini kapospamnya adalahnya kapolsek, wakapospamnya wakapolsek, namun anggotanya gabungan baik dari lantas maupun dari Polsek Kebonagung maupun Polsek Karangawen sejumlah 27 personil, tiap regu 9 personil," terangnya.

Dikatakan dia, kemacetan biasanya berlangsung dari jam 07.30 hingga pukul 11.30 selama arus mudik akibat adanya aktivitas pasar tumpah karangawen dan menyebabkan laju kendaraan dari arah barat ke timur menjadi tersendat.

"Petugas kepolisian selalu siap siaga disini mulai H-7 hingga H+7, hari ini dan besok diperkirakan puncaknya arus kendaraan dari arah barat ke timur (Semarang ke arah Purwodadi), dan nanti H+2 banyak masyarakat yang hilir mudik untuk ke sanak family sehingga kemungkinan besar lebih padat lagi," tuturnya.

"Kami mengimbau kepada pemudik untuk menghindari perempatan pasar Karangawen, bisa melewati dukuh Waruk, bisa lewat desa Sidorejo, sehingga terjebak kemacetan di wilayah seputaran polsek dan pasar Karangawen," harapnya. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved