Oleh-oleh Kuliner Khas Semarang : Lunpia Gang Lombok Patut Anda Coba
Lunpia menjadi kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung atau mudik ke Kota Semarang. Kuliner satu ini bahkan sudah menjadi ikon Kota Semarang
Penulis: Adelia Sari | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM -- Lunpia menjadi kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung atau mudik ke Kota Semarang.
Kuliner satu ini bahkan sudah menjadi ikon Kota Semarang dengan sebutan Kota Lunpia.
Lalu, di mana Anda bisa mendapatkannya?
Pedagang lunpia banyak dijumpai di sejumlah sudut kota Semarang, mulai dari pedagang kaki lima, kios kecil, hingga toko oleh-oleh besar.
Dari sekian banyaknya pedagang lunpia ada satu lunpia tertua dan tersohor yang wajib dicoba.
Yaitu lumpia Gang Lombok yang berada di Jalan Gang Lombok, Purwodinatan, Semarang Tengah, atau berada di kawasan Klenteng Tay Kak Sie.
Usaha lunpia ini sudah berjualan sejak tahun 1940 dan sudah dikelola oleh generasi keempat.
Menjelang Lebaran ini, antrian pembeli di kedai lunpia Gang Lombok tak pernah sepi, apalagi saat hari libur.
Di kios berukuran empat kali lima meter ini, lunpia pesanan pembeli baru diproses dan digoreng.
Sehingga lunpia yang disajikan selalu fresh.
Aroma olahan isi yang baru dimasak pun membuat pelanggan tak sabar untuk segera melahap lunpia ini.
Ada dua pilihan isi yaitu rebung udang dan rebung ayam dengan jenis lunpia basah dan kering.
Satu biji lunpia di tempat ini dibanderol dengan harga Rp 15.000,.
Nah bagi yang sedang mudik atau mampir ke Kota Semarang dan ingin membeli oleh-olehn tempat ini bisa jadi referensi.
"Lebaran libur dua hari, tanggal 5 dan 6 Juni. Buka lagi hari Jumat tanggal 7 Juni," ucap security Klenteng Tay Kak Sie, Nurhamsyah, Minggu (2/6).
Lunpia Gang Lombok buka setiap pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Namun jika pas hari libur kedai ini tutup lebih awal karena habis diborong pembeli. (Like Adelia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/antrean-pembeli-di-kedai-lumpia-gang-lombok-jalan-gang-lombok-semarang.jpg)