Farkhan Ungkap Alasan Lagu 'Yalal Wathon' Diadopsi Afganistan, Dikaitkan Pemilu 2019

Lagu Yalal Wathon sekarang diadopsi oleh Afghanistan, lirik Indonesia Biladi, diganti jadi Afghanistan Biladi.

Farkhan Ungkap Alasan Lagu 'Yalal Wathon' Diadopsi Afganistan, Dikaitkan Pemilu 2019
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat menerima warga di Pringgitan Rumah Dinas Balai Kota Tegal, Rabu (5/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Hari Raya Idulfitri menjadi momentum bagi umat Islam untuk saling memaafkan.

Seperti yang diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal Ahmad Farkhan pada Kamis (6/6/2019) kemarin.

Menurutnya, pada bulan itu sudah sepantasnya dapat dijadikan suatu kesempatan bagi semua orang untuk semakin mempererat tali persaudaraan.

"Sudah waktunya rekonsiliasi bangsa dan rekonsiliasi nasional. Apalagi warga Indonesia baru saja melangsung hajat Pemilu 2019," terangnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (6/6/2019).

Karena itu, lanjutnya, itu menjadi waktu yang tepat.

"Semua warga Indonesia nantinya harus berani mengakui yang menang. Bagi yang kalah juga perlu legowo," kata Farkhan.

Menurutnya, ibarat permainan sepak bola, pemilu tentunya ada yang menang dan yang kalah.

Bagi yang menang bahagia dan kalah kecewa, itu sudah alamiah.

"Tapi poinnya, bagaimana semua warga bisa sama-sama dewasa dalam Pemilu 2019," tandasnya.

Ia mengatakan, Indonesia saat ini sedang menjadi negara percontohan bagi negara-negara Islam.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved