Posko Mudik Dinkes Kota Semarang Berakhir, Total Tangani 984 Kasus

Dari jumlah itu, 61 kasus merupakan kasus kecelakaan, sementara sisanya adalah kasus non-kecelakaan, semisal kelelahan

Posko Mudik Dinkes Kota Semarang Berakhir, Total Tangani 984 Kasus
Tribun Jateng/hermawan handaka
Ilustrasi. Foto - Mendekati H-5 Hari Raya Idul Fitri beberapa Posko Lebaran sudah mulai terlihat salah satunya di Kawasan Tugu Muda Kota Semarang, Kamis (30/6) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejak H-7 Lebaran hingga H+7 Lebaran atau Rabu (12/6/2019), posko mudik Dinas Kesehatan Kota Semarang menangani total 984 kasus.

Dari jumlah itu, 61 kasus merupakan kasus kecelakaan, sementara sisanya adalah kasus non-kecelakaan, semisal kelelahan.

Widoyono, Plt Kepala Dinkes Kota Semarang memaparkan, sejak 22 posko pelayanan kesehatan Dinkes Kota Semarang disiagakan pada 29 Mei 2019, tercatat total 984 kasus ditangani.

Dari jumlah itu, kasus non kecelakaan yang ditangani ada 923, sementara kasus kecelakaan ada 61.

"Posko mudik Dinkes Kota Semarang tahun ini berakhir. Total kasus yang ditangani ada 984 kasus," paparnya kepada Tribun Jateng, Rabu siang.

Jumlah 923 kasus non kecelakaan yang ditangani di antaranya pemudik yang kelelahan, dan juga mengantuk saat sedang berkendara.

"Rata-rata lelah. Lalu mereka beristirahat di posko," ujarnya.

Secara rinci, dari 22 posko layanan kesehatan yang disiagakan Dinkes Kota Semarang, Widoyono menuturkan kasus terbanyak terjadi di posko kesehatan di Puskesmas Karangmalang Semarang.

Hingga posko berakhir ada 160 kasus yang ditangani di sana.

Selain 160 kasus di Puskesmas Karangmalang, rincian kasus per posko di antaranya terdapat 0 kasus di posko Dinkes di Kebun Binatang Mangkang, 46 kasus di Tol Kalikangkung, 39 kasus di Purwoyoso, 4 kasus di Puskesmas Bangetayu, 29 kasus di Puskesmas Gunungpati, 29 kasus di Halmahera, 1 kasus di Karangdoro.

Lalu 1 kasus di Puskesmas Mangkang, 2 di Ngesrep, 17 di Srondol, 27 kasus di Tlogosari Kulon, 140 kasus di Ngaliyan, 3 kasus di rest area Manyaran, 149 kasus di Simpang Lima.

Lalu 36 kasus di Poncol, 27 kasus di Tawang, 34 kasus di Mangkang, 113 kasus di Penggaron, 59 kasus di Terboyo.

Serta 38 kasus di tol Banyumanik dan 30 kasus di Tugu Muda.

Sarwoko Utomo, Sekretaris Dinkes Kota Semarang menambahkan pos pelayanan kesehatan itu terus siaga 24 jam. Posko layanan kesehatan Dinkes Kota Semarang disiagakan hingga h+7 lebaran, atau 12 Juni 2019.

"Bagi yang di jalan tiba-tiba sakit, pusing, mual dan lain-lain bisa langsung menuju pos kesehatan Dinkes Kota Semarang," papar dia. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved