Warga Boyolali Dihebohkan Isu Pocong, Ini Kata Polisi
Beredar kabar sosok hantu pocong meneror warga di daerah Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Heboh tersiar kabar sosok hantu pocong meneror warga di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kabar itu diunggah dalam sebuah grup media sosial Facebook, Selasa (18/6/2019) malam.
Postingan tersebut disertai foto gambar tangkapan layar atau screenshot sebuah status seseorang dalam Whatsapp.
Berikut pertanyaan warganet yang diunggah di dalam grup:
"Nopo leres lur, salah satu desa di cepogo wonten sing diteror pocong namung satu rt tok?? kepo niki"
Para warganet pun meramaikan kolom komentar.
• Kisah Nyata: Polisi Ini Tilang KSAD Saat Terobos Lampu Lalu Lintas hingga Kapolda Minta Maaf
• Mantan Preman Melamar Jadi Anggota TNI, Datang dengan Kaos Singlet dan Rambut Gondrong, Hasilnya?
• Komentar Tak Senonoh dan Hina Bupati di Medsos, Muslichun Ditangkap Polres Kendal
• Video Detik-detik Pengendara Motor Nyaris Tersambar Kereta Malam, Ngebut Terobos Palang Perlintasan
Ada yang penasaran hingga men-tag akun kerabat yang tinggal di wilayah tersebut di dalam kolom komentar.
Ada yang tidak percaya, ada pula yang mengamini.
Namun, paling banyak adalah warganet yang memang merasa penasaran akan kebenaran kabar tersebut.
Tak ada hitungan jam, postingan itu sudah lenyap.
Padahal informasi tersebut sempat viral beberapa saat.
Kapolsek Cepogo, AKP Wahidin, pun angkat bicara.
Semula dia belum mengetahui isu teror pocong yang kabarnya cukup santer di Desa Watu Gajah tersebut.
"Saya cek dulu, nanti saya kabari," tulisnya dalam pesan singkat ketika dihubungi Tribunjateng.com.
Berselang setengah jam, AKP Wahidin menepati janji.
Dia mengirim pesan pendek melalui ponsel.
"Ada yang pernah lihat (menyebutkan nama dan alamat lengkap -Red)," tulis AKP Wahidin.
Hingga berita ini dimuat, belum ada konfirmasi lanjut sesuai kesaksian itu.
AKP Wahidin menyampaikan berdasar kesaksian warga, kabar itu sudah santer mulai awal Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Meski demikian, jelasnya, warga sekitar sampai sekarang belum pernah melihat lagi.
"Warga kami imbau melaksanakan ronda untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata dia.
AKP Wahidin juga mengimbau warga tidak perlu takut serta membesar-besarkan cerita horor yang belum terbukti kebenarannya.
"Semestinya kita lebih mendekatkan diri ke Allah SWT, tetap beriman, tetap beribadah. Saya harap warga tetap tenang, itu hanya isu. Bisa jadi orang melakukan prank (kejahilan), kemudian dianggap nyata," tandasnya. (Daniel Ari Purnomo)
• Alfamart Teguhan Sragen Dibobol Maling, Pelaku Gasak Uang Rp 30 juta
• BREAKING NEWS: Gempa Berkekuatan 6.8 Guncang Jepang, Gelombang Setinggi Semeter Telah Capai Pantai
• BREAKING NEWS : BPOM Semarang Gerebek Distributor Kosmetik Ilegal Senilai Rp 1,3 Miliar di Semarang
• Permohonan Tim 02 Diterima dan Diperiksa KPK, Mahfud MD Ungkap Artinya, Dikabulkan atau Ditolak?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pocong-di-boyolali.jpg)