Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Pemuda Dibacok di Jalan Gatot Subroto Solo, Polisi: Bukan Klitih

Peristiwa yang disebut-sebut sebagai aksi klitih tersebut sempat viral di media sosial.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
tribun solo
AKSI KLITIH - Tangkapan layar CCTV diduga tindak pembacokan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), kawasan Kemlayan, Serengan, Solo pada Jumat (15/5/2026) dini hari lalu. Seorang pemotor yang menjadi korban dugaan aksi klitih ini mengalami luka robek sepanjang 10 sentimeter dan harus menerima 13 jahitan. (TRIBUN SOLO) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Ridwan (23), pemuda asal Serengan, Kota Solo, menjadi korban kekerasan jalanan pada Jumat (15/5/2026) dini hari lalu.

Peristiwa yang disebut-sebut sebagai aksi klitih tersebut sempat viral di media sosial.

Fakta baru ditemukan Polresta Solo terkait insiden tersebut.

Baca juga: Viral Aksi Klitih di Jalan Gatot Subroto Solo, Korban Dapat 13 Jahitan

Seperti diberitakan sebelumnya, Ridwan mengalami luka bekas sabetan celurit di paha bagian kanan dan harus mendapat perawatan medis berupa jahitan sebanyak 13 jahitan.

Ridwan yang kala itu membonceng sepeda motor yang dikendarai oleh rekannya bernama Aji (25) diserang oleh orang tak dikenal di kawasan tersebut.

Terkait insiden tersebut, Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani menerangkan bahwa dari pendalaman petugas diketahui kejadian itu dipicu oleh kesalahpahaman antara korban dan pelaku saat berkendara di jalan raya.

“Saat itu korban berkendara dari arah utara menuju selatan. Di persimpangan Pasar Mbeling, korban berpapasan dengan pelaku yang datang dari arah barat menuju utara dengan posisi berkendara terlalu melebar,” kata Lingga, Rabu (20/5/2026).

Lingga melanjutkan, diduga cara berkendara pelaku yang dinilai membahayakan membuat keduanya sempat saling menoleh di jalan.

Akibat kesalahpahaman tersebut, pelaku diduga tersulut emosi lalu memutar balik kendaraannya dan mengejar korban hingga kawasan Koridor Gatsu.

Hingga akhirnya di kawasan Jalan Gatot Subroto (Gatsu), pelaku mulai mengintimidasi korban dengan mengetuk bagian belakang helm korban menggunakan senjata tajam jenis celurit kecil sebanyak dua kali.

Tak sampai di situ saja, pelaku nekat mengayunkan senjata tersebut hingga menyayat paha kanan korban sebelum melarikan diri.

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Mapolsek Serengan.

Akibat sabetan celurit tersebut, korban mengalami luka robek cukup serius.

“Korban mengalami luka sayatan sepanjang 10 sentimeter dan harus menerima 13 jahitan. Saat ini korban menjalani rawat jalan,” terang dia.

Menanggapi hal itu, Lingga menegaskan bahwa dugaan aksi klitih tersebut merupakan informasi yang tidak benar.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved