Kenangan Poetoel Bersama Ferry Anto, Makan Mi Instan Selama Sebulan Saat Tak Digaji
Haryadi Poetoel tampak terpukul seketika mendengar kabar Ferry Anto hilang terseret ombak di Pantai Srandakan, Bantul, DIY.
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Haryadi Poetoel tampak terpukul seketika mendengar kabar Ferry Anto hilang terseret ombak di Pantai Srandakan, Bantul, DIY.
Poetoel dan Ferry sempat merumput bersama ketika masih membela klub berjuluk Sambernyawa, beberapa tahun lalu.
"Dia penyerang, saya bek tengah.
Kami teman dekat," ungkap Poetoel melalui telepon, Kamis (20/6/2019).
Poetoel pun menceritakan kenangan paling berkesan dengan Ferry.
"Kami makan mi instan selama sebulan, saat ada dapur Persis Solo.
Waktu itu kami (para pemain) tidak gajian lama," tuturnya.
Poetole berujar kali terakhir bertemu Ferry sekitar dua bulan lalu
Waktu itu mereka bermain sepakbola bersama dalam liga persahabatan Solo Allstar dan Boyolali Allstar.
"Saat itu hasilnya draw, 2-2.
Itu terakhir bertemu sama si Kapten (Ferry)," katanya.
Poetoel berharap Ferry segera ditemukan.
"Semoga cepat ketemu.
Walau peluang hidupnya kecil, karena sudah 6 jam.
Tapi doa kami dari teman-teman itu terbaik untuk Ferry dan anaknya," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ferry-anto-dna.jpg)