Breaking News:

Sidang MK : Sindiran Nyelekit Professor TI Untuk Keponakan Mahfud MD Soal Robot Pemantau

Sebuah sindiran cukup nyelekit datang dari professor bidang teknologi informasi pertama di Indonesia yang tampaknya ditujukan bagi keponakan Mahfud MD

ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Saksi ahli dari pihak termohon Marsudi Wahyu Kisworo memberikan keterangan pada sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (20/6/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi dan ahli dari termohon atau dari pihak KPU. 

TRIBUNJATENG.COM -- Sebuah sindiran cukup nyelekit datang dari professor bidang teknologi informasi pertama di Indonesia yang tampaknya ditujukan bagi keponakan Mahfud MD.

Sindirian ini terkait robot pemantau situng KPU yang dahulu pernah digembor-gemborkan oleh Hairul Anas Suaidi, keponakan Mahfud MD.

Saksi yang diajukan adalah Professor Marsudi Wahyu Kisworo

Dalam salah satu potongan pembicaraannya, Marsudi menyebut bahwa website situng KPU dibuat untuk transparansi, dan memang dibuat agar mudah diakses. 

"Jadi kalau ada adik saya kemarin cerita pakai robot, nggak usah robot. Itu mahasiswa semester satu juga bisa," ujar Marsudi. 

Entah memang ucapan itu untuk menyindir keponakan Mahfud MD atau bukan, tetapi robot pemantau situng KPU memang ramai dibicarakan setelah Hairul Anas (keponakan Mahfud MD) bicara. 

Dilansir tribunnews.com, nama Hairul Anas Suaidi menjadi sorotan setelah tampil dalam acara Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Siapakah Oknum Anggota Polri Yang Diungkap Novel Baswedan?

Di depan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Anas mempresentasikan soal 'robot' pemantau Situng KPU.

Dalam presentasinya, Anas menjelaskan soal screen monitoring yang ia sebut sebagai robot ciptaannya.

Robot ciptaannya mampu memotret laman Situng KPU dari menit ke menit, dari data tingkat nasional hingga TP.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved