Starbuck Master Class Semarang, Jadi Barista Peserta Cukup Bayar Rp 555 Ribu
Untuk lebih mengenalkan produk olahan kopi Starbuck kepada para konsumennya, Starbuck Gajahmada Semarang menggelar Starbuck Master Class.
Penulis: faisal affan | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Untuk lebih mengenalkan produk olahan kopi Starbuck kepada para konsumennya, Starbuck Gajahmada Semarang menggelar Starbuck Master Class.
Kegiatan yang diikuti tujuh pelanggan setia Starbuck ini, diisi pengenalan tiga jenis proses peracikan sebuah kopi.
Felicia Andrean yang didapuk menjadi barista menjelaskan secara gamblang bagaimana proses kopi Starbuck dibuat.
"Tiga proses manual brew pembuatan kopi yang akan dipelajari ada tiga. Pour over, french press, dan chemex. Setiap proses akan menghasilkan ciri rasa berbeda dan tingkat kepekatan kopi berbeda pula," jelasnya di Starbuck Gajahmada Semarang, Jumat (21/6/2019).
Proses pertama yang ia praktikkan di hadapan peserta yakni french press.
Proses pembuatan kopi ini cukup sederhana karena hanya menggunakan teko yang dilengkapi penyaring.
"Proses ini yang paling sederhana dan bisa dibuat di rumah. Cukup menggunakan teko yang ada penyaring tekan. Cara membuatnya semula masukkan kopi kasar ke dalam teko. Kemudian air suhu antara 90-94 derajat Celcius dimasukkan secara perlahan dan merata. Tutup diamkan empat menit kemudian tekan supaya ampasnya ada di dasar," bebernya.
Berbeda dengan pour over, proses ini membutuhkan alat berbentuk seperti cangkir mengerucut dan ada lubang kecil di bawahnya.
Membuat kopi dengan cara ini wajib diberi kertas penyaring yang berbentuk kerucut menyesuaikan bejananya.
"Sebelum bubuk kopi dimasukkan, siram wadah dengan air panas supaya aroma kertas tidak masuk ke dalam kopi. Tapi jangan lupa letakkan wadah di bawahnya untuk menampung air. Kemudian baru serbuk kopi dimasukkan dan disiram dengan air suhu 90-94 derajat Celcius," tambahnya.
Proses yang terakhir dan lebih rumit dalam membuat kopi yakni chemex.
Alat yang digunakan pun juga berbeda.
Bentuknya mirip jam pasir namun ukurannya lebih besar.
"Kalau membuat kopi dengan proses ini butuh hitungan matematis. Karena setiap air panas yang dituang dilakukan secara tiga tahap. Setiap tahap ada jeda 30 detik untuk menurunkan air hingga tetesan terakhir," papar Felicia.
Tujuan dari pengenalan proses pembuatan kopi ini sekaligus mengenalkan kepada masyarakat bahwa Starbuck Gajahmada Semarang memiliki fasilitas Starbuck Master Class.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/starbuck-master-class-semarang.jpg)