Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mainkan Drumblek, Menteri Pariwisata Arief Yahya Resmikan Saloka Theme Park Semarang

Menteri Pariwisata Arief Yahya memukul drumblek saat meresmikan Saloka Theme Park di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, Sabtu (22/6/2019).

Penulis: amanda rizqyana | Editor: suharno
IST
Menteri Pariwisata Arief Yahya memukul drumblek saat meresmikan Saloka Theme Park di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, Sabtu (22/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Jawa Tengah resmi memiliki theme park terbesar. Namanya, Saloka Theme Park.

Peresmian taman rekreasi keluarga ini dilakukan Sabtu (22/6/2019).

Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan langaung Saloka Theme Park dengan pemukulan Drumblek.

Pembukaan berlangsung seru. Sejak awal, Menpar dikawal oleh iringan Drumband Blek atau Drumblek khas Salatiga.

Menpar dan seluruh pengunjung juga mendapat hiburan dari Sinden Bule Agnez yang sangat fasih berbahasa Jawa.

Ia tampil diiringi Christian Orkestra. Ada juga pementasan legenda Rawa Pening dari Lodra Dancer.

Hadir dalam pembukaan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Prov Jateng Sinoeng Noegroho Rachmadi, Pangdam IV/Diponegoro Mochamad Effendi, Bupati Semarang Mundjirin, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu.

Via Vallen dan The Rain Akan Meriahkan Peresmian Saloka Theme Park Semarang, Catat Tanggalnya

Dari Saloka, hadir Owner Ary Prasetyo, CEO Saloka Theme Park David Santosa Prasetyo, CFO Saloka Theme Park Danny Agung Nugroho, Agustinus Teddy Darmanto Managing Director SALOKA Theme Park.

Juga Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwiaata Dadang Rizky Ratman, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono, Asdep Pengembangan Destinasi Alam dan Buatan Alexander Reyaan, Asdep Pengembangan Destinasi Regional II Reza Pahlevi, juga Kepala Biro Komblik Kemenpar Guntur Sakti.

Menpar Arief Yahya menilai Saloka Theme Park akan melengkapi kekayaan destinasi yang dimiliki Jawa Tengah.

"Saya harapkan Saloka membawa kebahagiaan buat masyarakat Semarang dan sekitarya,” paparnya.

Dijelaskannya, untuk membuat sebuah destinasi menjadi menarik, dibutuhkan 3A (atraksi-amenitas-aksesibility).

“Apa sih atraksi yang ada di Jateng? Yang paling utama adalah Borobudur. Tapi Borobudur saja kurang. Tidak cukup Makanya kita garap secara kawasan, yaitu kawasan Joglosemar. Atau Jogja-Solo-Semarang. Kita juga dukung Kota Lama jadi Unesco World Heritage City. Dan saya berharap Saloka Theme Park mendukung itu. Karena 2 saja tidak cukup,” tuturnya.

Menteri Pariwisata Ingin Pengelolaan Kota Lama Semarang Tiru Paradores

Menteri lulusan Telematika di University of Surrey Inggris itu, juga berjanji untuk membantu pengembangan Saloka.

Caranya dengan menggandeng cruise ship. Karena, Tanjung Emas Semarang kian ramai dikunjungi cruise ship. Jumlah wisatawan yang dibawa cruise ship pun ramai. Bisa mencapai ribuan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved