Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Meriahnya Kontes Robot Indonesia 2019 di Udinus Semarang, Para Robot Main Bola hingga Tanam Padi

Tak jarang saat perlombaan, justru robot-robot itu tak mau bergerak. Beberapa robot diam saja, sehingga harus kembali diotak-atik oleh tim

Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Suasan pertandingan robot di KRI 2019, di Graha Padma Sport Center, Sabtu (22/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kontes robot Indonesia (KRI) 2019 berlangsung di Graha Padma Sport Center, Semarang, Sabtu (22/6/2019).

Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menjadi tuan rumah kontes robot yang berlangsung hingga Minggu (23/6/2019).

Ruangan Hall B Graha Padma Sport Center Semarang dipenuhi ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Mereka bergerombol di tiap tiap sudut di dalam maupun luar ruangan.

Tiap-tiap dari mereka tampak fokus berunding. Ada juga yang memperbaiki robot yang akan digunakan bertanding.

Di dalam Hall B, ada total enam macam lintasan yang digunakan untuk pertandingan robot. Seperti diketahui ada enam kategori yang dipertandingkan di KRI 2019.

Di antaranya Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) beroda, serta Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI).

Tak jarang saat perlombaan, justru robot-robot itu tak mau bergerak. Beberapa robot diam saja, sehingga harus kembali diotak-atik oleh tim.

Namun, banyak robot yang berhasil melakukan sesuatu hal sesuai instruksi penciptanya. Para robot itu mampu menendang bola, menari, hingga menanam padi.

Seperti tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Even Clarence dan empat rekannya yang tergabung dalam satu tim mengikuti lomba kategori KRSBI humanoid.

"Kami melakukan persiapan selama setahun. Kami meyakini robot kami bisa menang," ujar dia.

Persiapan yang dilakukan di antaranya bodi robot, motor robot, sensor, juga algoritma.

"Kami menyelaraskan algoritma itu dibantu oleh tim programming dan elektronik," paparnya.

Lain halnya Harit, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Tim Harit berjumlah 15 orang.

"Kami ikut untuk juga bisa sharing ke teman-teman dari Universitas lain. Harapannya menjadi juara 1," katanya.

Adapun kontes yang berlangsung di Graha Padma Sport Center ini diikuti 121 tim dari 64 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved