Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bagikan Ayam Gratis, Pinsar Jateng: Harga Ayam di Peternak Anjlok di Pasaran Masih Tinggi

Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Jawa Tengah (Pinsar Jateng) berencana akan membagikan 30.000 ekor ayam secara gratis kepada masyarakat.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Peternak memberikan pakan ayam boiler di Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Senin (24/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Jawa Tengah (Pinsar Jateng) berencana akan membagikan 30.000 ekor ayam secara gratis kepada masyarakat.

Aksi bagi-bagi ayam gratis tersebut akan dilakukan serentak di beberapa kota yaitu Solo Raya hingga Klaten, Semarang, dan Yogyakarta, Rabu (26/5/2019).

Ketua Pinsar Jateng, Parjuni mengatakan, aksi tersebut merupakan sebuah bentuk keprihatinan terkait harga ayam yang sangat rendah di kalangan peternak.

Dengan aksi ini, pihaknya berharap ada perhatian dari Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada para peternak.

"Dari pada dijual harganya murah kami bagi-bagi gratis ke masyarakat sekitar. Aksi ini juga secara tidak langsung sebuah protes supaya ada perlindungan kepada peternak," tutur Parjuni, Senin (24/6/2019).

Rumahnya Tertimpa Pohon Tumbang, Warga Ini Dapat Bakso Liga Mas Kupu dari Polsek Tengaran

Parjuni mengatakan, harga ayam dari peternak sekitar Rp 8.000 hingga 9.000 per kilogram.

Namun, pada kenyataannya harga di pasaran cukup tinggi pada kisaran Rp 25.000 hingga Rp 30.000.

Diakuinya, pedagang memang menjual ayam sesuai kebutuhan, sedangkan para peternak kelebihan budidaya ayam sehingga mereka harus menjual cepat ternaknya.

Alhasil, mereka mendapatkan harga yang sangat rendah.

"Peternak merugi, ruginya banyak," ucapnya.

Dalam aksi bagi ayam gratis tersebut, pihaknya mempersiapkan 30.000 ribu ekor ayam dengan tonase sekitar 70 hingga 80 ton.

Jika dinominalkan, harga ayam tersebut mencapai 1,6 miliar. Adapun 30.000 ayam dibagi ke beberapa Kota. Satu diantaranya Kota Semarang.

Kabid Pengembangan Perdagangan dan Stabilitas Harga Dinas Perdagangan Kota Semarang, Sugeng Dilianto mengatakan, Kota Semarang mendapatkan dropping ayam sebanyak 12.500 ekor ayam boiler.

Pihaknya akan membagikan kepada masyarakat yang kurang mampu di seluruh wilayah Kota Semarang.

"Ini memang dari asosiasi peternak ayam karena harga ayam sangat murah dsri oeternak hingga pedagang, namun dari pedagang ke konsumen mahal. Kementrian telah memerintahkan melalyi CSR untuk membeli dan dibagikan kepada masyarakat," jelas Dili.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved