Momen Bersama 'Anak yang Durhaka' Bikin Luhut Binsar Pandjaitan Menitikkan Air Mata, Ada Apa?

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan sempat menitikkan air mata saat berkunjung ke Amerika Serikat

Momen Bersama 'Anak yang Durhaka' Bikin Luhut Binsar Pandjaitan Menitikkan Air Mata, Ada Apa?
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Luhut Binsar Pandjaitan 

"Saya tahu bahwa saya sangat keras menentang kemauannya sampai dia menangis pada ibunya. Tapi saya tetap bersikukuh supaya Paulus menjadi sarjana saja."

Luhut menjelasnya penolakan terhadap keinginan Paulus tersebut karena ia telah merasakan pahitnya kehidupan Akmil.

Menurutnya, cukup dia saja yang mengalami masa-masa sulit di ranah militer.

Ia mengatakan jika meskipun telah bekerja keras, tetap tidak dapat menapaki puncak karir di lingkungan TNI.

"Seberapa keraspun dulu bekerja, seberapa hebatnya pun prestasi, saya tidak pernah mencapai puncak karir di lingkungan TNI. Tidak pernah jadi Kasdam, Pagdam atau Danjen Kopassus."

Hal itu yang tak diinginkan Luhut terjadi pada putranya, ia menginginkan anaknya meneruskan pendidikan sarjana.

Pikirnya saat itu Paulus akan lebih baik jika menjadi seorang pengusaha atau politisi.

Akhirnya Paulus berkuliah di jurusan hukum, Universitas Pelita Harapan, sesuai dengan keinginan Luhut.

Menjelang wisuda, Paulus berbicara pada Luhut untuk memperbolehkannya untuk mendaftar menjadi tentara.

"Saya pikir mau apa lagi dia? Minta kawin atau apa? Tiba-tiba dia kembali meminta izin saya untuk diperbolehkan masuk tentara.

Kali itu saya bilang bahwa sudah terlambat baginya untuk masuk Akmil karena bakal tertinggal 4 tahun di belakang teman-teman seangkatannya.

Halaman
1234
Penulis: Valentinez Hemanona
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved