Pemohon SKCK di Polrestabes Semarang Meningkat 50 Persen, Mayoritas Pemohon Baru Lulus SMA

Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polrestabes Semarang meningkat 50 persen.

Pemohon SKCK di Polrestabes Semarang Meningkat 50 Persen, Mayoritas Pemohon Baru Lulus SMA
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Suasana antrian pemohon SKCK di Polrestabes Semarang, Jumat (21/6/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polrestabes Semarang meningkat 50 persen.

Peningkatan tersebut seiring kelulusan pelajar tingkat SMA beberapa waktu lalu.

Karena banyaknya pemohon SKCK, ruang antrian hingga tak mampu menampung.

Sejumlah pemohon akhirnya menunggu nomor antriannya dipanggil di luar ruangan dan teras Masjid Polrestabes Semarang.

Rata-rata pemohon SKCK merupakan lulusan SMA yang akan melamar kerja.

Kasat Intelkam Polrestabes Semarang AKBP Muhammad Fahruddin membenarkan terjadi peningkatan pemohon SKCK di Polrestabes Semarang.

Menurutnya, hal tersebut jamak terjadi setelah kelulusan sekolah.

"Akhir-akhir ini meningkat sekitar 50 persen, sekarang ini rata-rata perhari pemohon sampai 150 orang.

Kalau hari-hari biasa sekitar 80 paling banyak 100 orang," ungkap Fahruddin, Rabu (26/6/2019).

Ia mengakui kemampuan layanan sidik jari di Polrestabes berkisar 175 pemohon dalam sehari.

Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved