Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tertarik Studi Gender, Richard, Tunanetra Lulusan Unika Bikin Buku Reproduksi dengan Rahim Pengganti

Meski tunanetra, ia mampu membuat sebuah buku tentang proses reproduksi menggunakan rahim dari perempuan lain

Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Richard Kennedy, tunanetra lulusan FH Unika Soegijapranata berpose bersama buku ciptaannya, berjudul Ibu Pengganti, Kamis (27/6/2019). 

"Saya memakai pendekatan otonomi perempuan atas hak tubuhnya. Pada dasarnya perempuan berhak menolak dan menerima," ungkap dia.

"Ia harus juga tahu apa akibat yang akan ia terima jika mengiyakan hal tersebut."

Perihal penulisan buku tersebut, Richard mengaku awalnya tertarik dengan studi terkait hak asasi manusia. Lalu ia tertarik dengan ilmu turunannya, yakni tentang studi gender.

"Laki-laki maupun perempuan memiliki hak atas tubuhnya. Ia boleh ditato, ditindik, berambut gondrong, dan lain-lain selama tak merugikan orang lain," ujarnya.

Adapun untuk risetnya, dimulai pada 2017. Ia mengambil sampel sejumlah perempuan yang mengaku menjadi tempat penitipan sel sperma dan telur di Jateng dan Jogja.

Studi itu juga mengambil sampel sejumlah pasangan suami istri terkait apa pandangan mereka soal sistem reproduksi dengan rahim pengganti.

"Riset sampelnya ada beberapa. Secara umum, mereka mengaku tahu dan setuju terkait reproduksi seperti itu," papar dia.

"Meski ada juga yang menolak atas berbagai alasan," jelas dia.

Hasil riset itu kemudian ia tulis hingga Maret 2019. Pengurusan percetakan buku selesai pada April 2019. Saat ini buku berjudul Ibu Pengganti dijual secara online seharga Rp50 ribu.

"Harapannya, mampu membuat ruang diskusi baru karena saya mewacanakan isu baru. Agar publik terbuka tentang reproduksi dengan rahim orang lain," terang dia.

Ridwan Sanjaya, Rektor Unika Soegijapranata mengaku bangga dengan prestasi mahasiswa dan para lulusannya. Ia berharap buku yang ditulis Richard bisa memberikan warna dan perspektif baru tentang dunia tersebut.

"Kami memberikan tempat bagi para lulusan yang memiliki ide seperti Richard untuk mengembangkan potensinya," katanya. (Ahm)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved