Olivia Terpacu Mengejar Mimpi, Film Say I Love You Siap Rilis di Bioskop 4 Juli
Tetap mengejar mimpi di tengah keterbatasan menjadi pesan yang ditangkap Olivia Sherly dari film Say I Love You.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Tetap mengejar mimpi di tengah keterbatasan menjadi pesan yang ditangkap Olivia Sherly dari film Say I Love You.
Dia berharap, lebih banyak lagi film Indonesia yang bisa menginspirasi generasi muda seperti dirinya.
"Film ini memberi inspirasi generasi muda. Anak-anak yang tidak mampu secara ekonomi tapi kenyataannya bisa menunjukkan diri," terang Olivia.
Film Say I Love You memang baru dirilis di bioskop pada 4 Juli mendatang. Meski begitu, Olivia dan remaja di Kota Semarang berkesempatan menyaksikan dalam galapremier yang digelar belum lama ini.
Film ini bercerita tentang remaja di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Malang, Jawa Timur. Tidak seperti sekolah pada umumnya, SPI merupakan lembaga pendidikan bagi anak-anak yatim piatu dan miskin. Namun di tengah keterbatasan ekonomi, mereka tetap semangat mengejar mimpi.
Olivia mengaku telah mengetahui cerita Sekolah SPI dari gurunya. Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Pariwisata (Stiepari) Semarang ini pun penasaran saat mengetahui kisah mereka difilmkan.
"SPI itu dulunya pernah direndahkan dan dianggap sekolah buangan. Tapi, mereka membuktikan kalau bisa sukses," ujar mahasiswi semester IV jurusan manajemen tersebut.
Selain memiliki cerita yang inspiratif, Olivia menyebut, film ini memiliki daya tarik karena menghadirkan tokoh yang diidolakan, Kiki Coboy Junior (CJR). Itu sebabnya, meski harus membayar empat kali lipat dari harga tiket bioskop, Olivia rela menonton film lantaran berbonus bertemu langsung dengan Kiki dan pemeran lain Say I Love You di Cinemaxx Java Supermal Semarang.
"Karena saya ngefans sama Kiki jadi saya beli tiket ini sejak setahun yang lalu, Rp 200 ribu," ujar dia.
Di film tersebut, Kiki CJR atau pemilik nama asli Tengku Rizki itu berperan sebagai Ridwan. Ridwan merupakan tokoh asli di sekolah SPI yang bertugas menjadi pemandu anak-anak yang baru masuk.
Ridwan juga menjadi mak comblang atau perantara bagi siswa atau siswi yang sedang jatuh cinta. "Film ini bukan hanya film cinta-cintaan biasa karena tokohnya merupakan karakter nyata. Dan yang terpenting, film ini bisa menginspirasi anak-anak muda," ujar dia yang menjalani syuting selama 14 hari tersebut.
Film Say I Love You, kata dia, ingin memberikan gambaran, semua generasi muda bisa sukses dan mempunyai kesempatan yang sama untuk mengejar mimpi. "Kita boleh terlahir dari keluarga siapa saja dan dalam kondisi sesulit apapun. Namun, hanya kita yang bisa mengubah nasib kita sendiri," jelas dia.
Hal itu juga sudah dibuktikan para siswa dari Sekolah SPI yang mampu sukses berkarya setelah lulus dari sekolah tersebut. Menurutnya, siswa-siswa di sana tidak bingung lagi akan melakukan apa setelah lulus karena sudah dibekali beragam keahlian.
"Bahkan, sekolah ini juga tidak memandang latar belakang agama. Agama Islam, Hindu, Budha, Kristen, bisa bersekolah di sana," ujar dia.
Dia berharap, Sekolah SPI tidak hanya ada satu di Malang. Namun, berdiri juga di beberapa daerah lain.
"Saya dan teman-teman lain juga tertarik untuk bisa bergabung mendirikan sekolah semacam itu di daerah lain," ujar Kiki.
Film Say I Love You lebih spesifik mengangkat cerita asmara tentang Robet yang diperankan Alvaro Maldini dan Sheren yang diperankan Dinda Hauw. Keduanya merupakan anak yang sekolah di SPI dan memiliki latar belakang keluarga yang tidak mampu. Namun, berkat usaha keras, mereka bisa mengejar impian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/olivia-sherly-dari-film-say-i-love-you.jpg)