Pergi ke Sawah Tidak Pulang-Pulang, Seorang Petani di Kemutug Kidul Banyumas Dilaporkan Menghilang

Menurut informasi pihak keluarga telah mencari keberadaan Tarsitam hingga ke rumah-rumah saudara. Namun setelah dicari, tetap tidak ditemukan

Pergi ke Sawah Tidak Pulang-Pulang, Seorang Petani di Kemutug Kidul Banyumas Dilaporkan Menghilang
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Tim gabungan Tagana Banyumas saat proses pencarian Tarsitam Tamiarto warga RT 1 RW 2, Desa Kemutug Kidul, pada Kamis (4/7/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Pergi ke sawah tidak pulang-pulang, seorang petani di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas dilaporkan hilang sejak, Rabu (3/7/2019) sekira pukul 21.00 WIB.

Petani atas nama Tarsitam Tamiaryo warga RT 1 RW 2, Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden sudah hilang sejak kemarin sore di sawah miliknya sendiri.

Kronologi bermula ketika Rabu (3/7/2019) sekira pukul 08.00 WIB, Tarsitam hendak pergi ke sawah miliknya. Namun, tidak seperti biasanya dia tidak pulang-pulang sampai dengan pukul 21.00 malam.

Setelah di cari tidak ketemu-ketemu, lalu pihak keluarga mencoba untuk melaporkannya ke Pemerintah Desa Kemutug Kidul.

Akhirnya perangkat desa Kemutug Kidul bersama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, beserta warga sekitar mencari keberadaan Tarsitam hingga pukul 04.00 WIB.

Sampai dengan saat ini belum juga ditemukan, Tim Tagana Banyumas, Pramuka Peduli Kwarcab, Koramil, Polsek hingga tim dari Serayu Rescue berkoordinasi melakukan koordinasi lebih lanjut.

"Saat ini tim dibagi menjadi 2. Tim satu menyusuri Sungai Pelus tepatnya berada di sebelah timur sawahnya. Sedangkan tim dua, menyusuri Sungai Belot di sebelah barat sawahnya," ujar Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Ady Chandra kepada Tribunjateng.com, Kamis (4/7/2019).

Menurut informasi pihak keluarga telah mencari keberadaan Tarsitam hingga ke rumah-rumah saudara. Namun setelah dicari, tetap tidak ditemukan.

Saat pergi ke sawah Tarsitam mengenakan pakaian kaos warna putih lengan panjang, celana pendek dan membawa sarung. Sebagai tambahan, bahwa sawah milik Tarsitan diapit oleh Sungai Pelus dan Sungai Belot. (Tribunjateng/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved