Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

HUT Ke-16, Paguyuban HRD Jateng Dorong Tenaga Kerja yang Berkompetensi

Kepala Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Jateng, Mumpuni menuturkan, tantangan saat ini adalah meningkatkan daya saing dan kreativitas.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Fashion show karya dan modelling oleh siswa SMK Islam 1 Sudirman Ambarawa dalam HUT ke-16 PHRD Jateng di Gedung BBPLK Semarang, Sabtu (6/7/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tenaga kerja yang berkompetensi terus dibutuhkan dalam dunia kerja.

Dengan kompetensi yang baik, maka seseorang akan cepat mendapat pekerjaan.

Kepala Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Jateng, Mumpuni menuturkan, tantangan di Jawa Tengah saat ini adalah bagaimana meningkatkan daya saing dan kreativitas dalam dunia kerja, terutama untuk para pencari kerja.

"Sdm tenaga kerja harus memiliki kompetensi yang baik sesuai dengan apa yang dibutuhkan di perusahaan," ujarnya di acara hari ulang tahun ke-16 Paguyuban HRD (PHRD) Jateng di gedung BBPLK Semarang, Sabtu (6/7/2019) malam.

Tribun Jateng menjadi media partner event ini.

Mumpuni menilai, semua pihak terkait memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas sdm tenaga kerja, khususnya di Jateng.

Strateginya, di antaranya lewat cara pelatihan dan pendidikan.

"Termasuk sertifikasi yang baik sehingga tenaga kerja dapat berdaya saing tinggi," imbuhnya.

Apabila tenaga kerja baik, maka banyak investor yang pada akhirnya mau menanamkan uangnya di segala sektor di Jawa Tengah.

"Dengan hal tersebut, maka pengangguran di Jateng menjadi berkurang," kata dia.

Maka ia pun semua pihak terkait, termasuk perguruan tinggi, swasta, dan hrd untuk bersama-sama mempersiapkan sdm ketenagakerjaan yang berkualitas dan bersertifikat.

"Agar angka kemiskinan dan pengangguran turun signifikan di Jateng," ujarnya.

Dalam event ini, juga diadakan MoU antara PHRD Jateng dan sejumlah perguruan tinggi di Kota Semarang. Di antaranya Unimus, Unnes serta UIN Walisongo Semarang.

Ketua PHRD Jateng Agung Budiono mengatakan saat ini fokus PHRD adalah bersinergi dengan perguruan tinggi dan juga stakeholder

Paguyuban hrd bersinergi dengan universitas dan stakeholder terkait.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved