Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Begini Komentar Ustadz Hanan Attaki Setelah Acara Sharing Time Ditolak di Tegal

Ustadz Hanan Attaki gagal menggelar sharing yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah

Tayang:
Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Ustadz Hanan Attaki Tuliskan Hal Ini Setelah Ditolak Ceramah di Kota Tegal 

TRIBUNJATENG.COM - Ustadz Hanan Attaki gagal menggelar sharing yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2019) ini pukul 12.30, mendadak dibatalkan.

Meskipun saat itu, Ustadz Hanan Attaki, alumnus Al Azhar Mesir ini telah hadir di lokasi pengajian.

Puluhan peserta Sharing Time Tegal bertema Menjemput Keajaiban dalam Ujian itu pun bubar meski Ustadz Hanan Attaki, pendiri Pemuda Hijrah ini sudah tiba di lokasi.

Sharing Time Ustadz Hanan Attaki Batal di Tegal, AKBP Rondhijah: Tidak Ada Izin ke Mabes Polri

Pengajian Ustadz Hanan Attaki di Pekalongan Lancar Setelah Batal di Tegal, Ini Yang Disampaikannya

Aplikasi PPDB Online SMA/SMK di Jateng Bermasalah, Pakar IT : Pengujian Aplikasi Minimal 2 Bulan

Kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Patriot Hijrah tersebut diketahui mendapat penolakan dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tegal.

Mendapat penolakan ini, Ustadz Hanan Attaki yang sudah tiba di lokasi akhirnya angkat bicara.

Sembari menunggu sholat dzuhur, Ustadz Hanan Attaki mengajak para pemuda yang datang hendak mengikuti pengajiannya untuk membaca Al Quran bersama.

Setelah itu, diakhiri dengan memanjatkan doa.

"Saya mohon maaf secara pribadi karena kondisi ini. Insya Allah selanjutnya bisa berkomunikasi dengan panitia.

Karena kita sudah bertemu di sini, mari sesaat kita sama-sama membaca Al Quran. Setuju?

Insya Allah tidak ada yang sia-sia. Tidak ada yang tidak dicatat oleh Allah SWT.

Kita hanya akan duduk bersama-sama, kita tilawah bersama-sama," ujar Ustadz Hanan Attaki seperti diunggah dalam akun instagramnya.

Pada unggahan tersebut terdapat tiga potongan video. Tampaknya pertemuan itu digelar di luar gedung.

Ustadz Hanan Attaki menuliskan dalam captionnya agar tetap berlapang dada.

"Tegal Today

Terimakasih buat semua sahabat di kota Tegal. Untuk semangat & kelapangan dadanya hari ini

Indahnya kebersamaan kita tadi siang, bisa bertilawah & berdoa bareng di bawah pohon. Karena ga ada yg bisa menghalangi ukhuwah kebangsaan kita

InsyaAllah kita akan bertemu lagi segera. Di event yg lebih besar. Dalam #kolaborasipemuda di kota Tegal
.
Yuk tetap jaga hastag pemuda #nojudgement #respecttoother 
Sebagai SPIRIT KEDEWASAAN kita dalam berbangsa. Karena dulu kita pernah bersumpah untuk itu

Maaf baru sempat posting, krn kesibukan hari ini

Matur sembah nuwun kpd semuanya..."  tulis Ustadz Hanan Attaki.

DITOLAK

Kegiatan sharing bersama Ustadz Hanan Attaki yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2019) ini pukul 12.30, mendadak dibatalkan.

Puluhan peserta Sharing Time Tegal bertema Menjemput Keajaiban dalam Ujian itu pun bubar meski Ustadz Hanan Attaki sudah tiba di lokasi.

Kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Patriot Hijrah tersebut diketahui mendapat penolakan dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tegal.

Ketua GP Ansor Kota Tegal Imam Kharomain mengatakan, organisasinya sudah melayangkan surat keberatan kegiatan tersebut pada Jumat (5/7/2019) ke Polres Tegal Kota.

Mengenai bubarnya kegiatan sharing bersama Ustadz Hanan Attaki, ia memastikan tidak ada anggota GP Ansor yang sampai turun ke jalan.

"Kami hanya melayangkan surat permohonan keberatan.

Perihal pembubaran sepenuhnya ada di penegak hukum kepolisian.

Juga saya pastikan tidak ada anggota GP Ansor yang turun," tandas Imam kepada Tribunjateng.com, Minggu malam.

Imam menegaskan, organisasinya tidak menolak kegiatan pengajian, seminar, kajian Islam atau acara keagamaan lain.

Menurutnya, GP Ansor hanya keberatan dengan pembicara yang didatangkan, yakni Ustadz Hanan Attaki.

Ansor keberatan setelah melihat rekam jejak yang bersangkutan dalam kegiatan-kegiatan yang sudah ada.

Imam mencontohkan, semisal saat Ustadz Hanan Attaki menyebut Nabi Musa AS sebagai premannya anbiya atau para nabi.

Lalu saat Ustad Hanan Attaki juga mencontohkan istri Nabi Muhammad, yakni Siti Aisyah.

"Pengajiannya kami tidak menolak.

Hanan Attaki-nya yang kami keberatan dengan mengisi pengajian yang ada di Kota Tegal," katanya.

Kasat Intelkam Polres Tegal Kota Iptu Suroyo yang dikonfirmasi menyatakan belum ada izin dari kegiatan sharing bersama Ustad Hanan Attaki.

Namun, dia menyebut acara itu bukan pengajian melainkan seminar.

Perihal pembatalan kegiatan, sepenuhnya bukan dari kepolisian.

Menurutnya, pembatalan diputuskan setelah pengelola Hotel Bahari Inn konfirmasi ke kepolisian.

Mereka pun membatalkannya sebab sharing bersama Ustad Hanan Attaki itu tidak berizin.

"Akhirnya tidak jadi (kegiatannya).

Polisi tidak menyinggung, tidak ada omongan atau tindakan.

Ada pun pembatalan langsung dari Hotel Bahari In," jelas Iptu Suroyo.

Ada pun panitia kegiatan Sharing Time Tegal bersama Ustad Hanan Attaki hingga berita ini ditayangkan belum memberi jawaban atas permintaan konfirmasi dari Tribunjateng.com. (fba)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved