Bupati Pekalongan Minta LKM BKD Berikan Kemudahan Akses Keuangan Masyarakat

Pemkab Pekalongan bekerja sama dengan BPR dan BKK dan bank tersebut memiliki program 'Nongol' yakni No Bank Tongol sinergi bersama lainnya.

Bupati Pekalongan Minta LKM BKD Berikan Kemudahan Akses Keuangan Masyarakat
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melaunching PT LKM BKD Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Akses masyarakat terhadap perbankan saat ini baru 20 persen.

Artinya, 80 persen masyarakatnya belum terakses perbankan.

Oleh karena itu, Lembaga Keuangan Mikro Badan Kredit Desa (LKM BKD) Kabupaten Pekalongan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses keuangan kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Pekalongan Asip saat melaunching PT LKM BKD Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Rabu (10/7/2019).

"Di negara-negara maju akses masyarakat terhadap perbankan hampir 100 persen. Namun, di Indonesia masih orang-orang tertentu saja. Lapisan masyarakat menengah ke bawah belum tersentuh," kata Asip kepada Tribunjateng.com.

Asip mengungkapkan, kehadiran BKK, BPR, dan LKM-LKM sangat dibutuhkan masyarakat.

"Semakin banyak LKM, semakin mudah akses masyarakat ke perbankan," jelasnya.

Menurutnya, lembaga keuangan mikro ini sangat penting.

Di negara-negara yang sudah maju seperti Cina tata kelola keuangannya yang berkembang LKM dahulu.

LKM membiayai unit-unit produksi yang mereka produksi.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved