Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gara-gara Cedera Bahu Saat Latihan, Aswin Batal Ikut Wisuda Taruna Akmil, Gagal Lanjut Dinas Militer

Nasib kurang beruntung dialami Aswin Wiratama, mantan Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat IV tahun pendidikan 2018/2019.

Tayang:
Penulis: yayan isro roziki | Editor: galih permadi
Tribun Jateng/ Yayan Isro' Roziki
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, mengalungkan samir kepada wisudawan dalam upacara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Taruna Tingkat IV Akmil Tahun Pendidikan 2018/2019, di Lapangan Pancasila, komplek Akmil, Kota Magelang, Senin (8/7/2019). 

Taruni terbaik yang menyabet penghargaan Anindya Wiratama adalah Sermatutar Dewi Okta Pusparini.

Merupakan Taruni asal Pati, Jawa Tengah, dengan kecabangan Corps Keuangan (CKu), lulus dengan IPK 3,61. 

Taruna Terbaik Akmil 2019

Fajar Muhammad Al Farouk, memeluk erat ayahnya.

Matanya berkaca-kaca, tak kuasa menahan haru sekaligus rasa bahagia.

Lepas dari pelukan Mayor (Purn) Kasiyadi --sang ayah--, ia pun segera melakukan hal serupa terhadap ibunda Sri Wahyuni.

Farouk baru saja meraih penghargaan Adhi Makayasa.

Pemuda kelahiran 12 September 1996 itu dinobatkan sebagai sersan mayor satu taruna (Sermatutar) yang lulus dengan predikat terbaik.

Pengukuhannya dilakukan dalam Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna Akademi Militer Tingkat IV Tahun Pendidikan 2018/2019 di Lapangan Pancasila, komplek Akademi Militer (Akmil), Kota Magelang.‎

‎Taruna asal Bondowoso, Jawa Timur, dengan kecabangan Corps Penerbang (Cpn) itu lulus dengan IPK 3,75‎.

Seusai meraih Adhi Makayasa, Faoruk bertekad akan mengubah mindset banyak orang.

Menurut dia, selama ini banyak yang berpikiran 'hanya infanteri yang memimpin'.

"Mungkin orang di luar sana berpikir, hanya infanteri yang bisa memimpin. Saya bertekad ingin ubah mindset itu, semua kecabangan sama, tinggal bagimana seorang tentara profesional dalam mengemban tugasnya‎," ucap Faoruk, bersemangat.

‎Perihal Corps Penerbang sebagai kecabangan yang ditekuni, Farouk mengatakan itu bukan merupakan pilihan pribadi.

Semua berdasarkan hasil tes psikologi saat awal memasuki kawah candradimuka perwira TNI AD itu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved