Polisi Polres Kudus Pakai Narkoba Tidak Dipecat, Tapi Dapat Hukuman Ini

Seorang anggota Polisi Polres Kudus harus menjalani hukuman karena melanggar disiplin.

Polisi Polres Kudus Pakai Narkoba Tidak Dipecat, Tapi Dapat Hukuman Ini
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Kapolres Kudus AKBP Saptono saat upacara HUT ke-73 Bhayangkara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Seorang anggota Polisi Polres Kudus harus menjalani hukuman karena melanggar disiplin.

Anggota tersebut terbukti menjadi pemakai narkoba.

Adapun hukuman yang harus diterima yaitu penempatan khusus (patsus) selama 21 hari dan ditunda kenaikan pangkat serta dimutasi jabatan.

“Selain mendapat sanksi, dia juga mendapat rehabilitasi dari Polda Jateng,” kata Wakapolres Kudus, Kompol Billy Andha Hildiario saat ditemui Tribun Jateng seusai Upacara HUT ke-73 Bhayangkara di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Rabu (10/7/2019).

Dewi Okta Peraih Penghargaan Anindya Wiratama Akmil Magelang, Suka Bohong, Orangtua Dibuat Kaget

Bertemu Jokowi di Istana, Ganjar Pranowo dapat Tawaran Khusus dari Presiden

Dewi Okta Pusparini Taruni Terbaik Akmil 2019, Gadis Pati yang Mencintai Dunia Militer Sejak SMA

Selain satu anggota di atas, terkahir pihaknya juga menyidangkan dua anggota polisi lainnya dalam sidang disiplin Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Dua anggota tersebut dijatuhi sanksi karena mangkir dari tugas kemudian satu anggota lainnya dijatuhi sanksi karena masalah utang piutang.

“Tidak dinas saat tugas padahal siaga satu. Dia mendapat sanksi patsus selama 7 hari dan tunda kenaikan pangkat,” kata Billy.

Kemudian untuk anggota yang terjerat utang piutang mendapat sanksi patsus selama 14 hari.

Selain itu dia juga harus ditunda kenaikan pangkatnya selama 1 tahun.

Hanya saja, Billy tidak membeberkan konkret persoalan yang menjerat anggotanya sehingga berujung sanksi.

Sementara Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, pihaknya komitmen untuk menindak anggota polisi yang terbukti melakukan pelanggaran.

Sebagai institusi penegak hukum, katanya, sudah semestinya juga harus menjunjung tinggi hukum meski itu harus menimpa anggotanya sendiri.

“Tidak pilih kasih, justru ketika apabila (anggota polisi) melanggar hukum, itu hukumannya lebih berat,” kata Saptono.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved