PSIS Semarang Takluk dari Borneo FC, Begini Komentar Jafri Sastra

PSIS Semarang harus mengakui kekalahan atas Borneo FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan kedelapan di Stadion Segiri, Samarinda.

PSIS Semarang Takluk dari Borneo FC, Begini Komentar Jafri Sastra
TRIBUN KALTIM
Jafri Sastra hadir dalam jumpa pers seusai pertandingan Borneo FC melawan PSIS Semarang di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SAMARINDA - PSIS Semarang harus mengakui kekalahan atas Borneo FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan kedelapan di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (10/7/2019).

PSIS tunduk dengan skor 2-0, lewat gol yang dicetak pemain Borneo FC di babak pertama melalui Abrizal Umanaillo menit ke 13, dan eksekusi penalti Matias Conti pada menit ke 40.

Banyaknya pemain utama PSIS yang absen dalam laga ini cukup terlihat dengan kurang berkembangnya permainan PSIS selama 90 menit pertandingan.

Bahkan, tidak ada peluang PSIS yang benar-benar membahayakan gawang Nadeo Argawinata sepanjang pertandingan.

PSIS minus sejumlah pilar di laga ini, mulai dari kapten tim Hari Nur Yulianto, penjaga gawang Jandia Eka Putra, Arthur Barrios Bonai, Fredyan Wahyu, dan Safrudin Tahar.

Loenpia City Familia Esports Wakili Semarang di Ajang PINC 2019, Bakal Hadapi Tim Besar

Kekalahan 2-0 PSIS ini makin diperparah dengan cedera yang dialami dua pemainnya, Kelvin Woppi dan Heru Setyawan.

Dalam jalannya laga, pasca tertinggal dua gol di babak pertama, PSIS di babak kedua tetap saja kesulitan menembus pertahanan tuan rumah untuk memperkecil ketinggalan.

Di menit ke 62 l, pelatih PSIS Jafri Sastra mencoba melakukan penyegaran di lini depan dengan menarik Aldaier Makatindu dan memasukkan penyerang asal Paraguay, Silvio Escobar.

Namun masuknya Escobar juga tetap saja membuat PSIS masih kesulitan mencetak gol.

Pada menit ke 64, Borneo FC justru nyaris menambah gol lewat sepakan keras Abdul Rahman. Peluang ini menjadi peluang pertama yang tercipta di babak kedua.

Demikian juga di menit ke 72, Borneo nyaris mencetak gol lewat tandukan keras Renan Silva. Beruntung Joko Ribowo melakukan penyelematan gemilang dengan menepis tandukan mantan pemain Persija Jakarta itu.

Di menit ke 74, PSIS nyaris memperkecil ketinggalan namun sepakan keras Shohei Matsunaga dari luar kotak penalti masih tipis di sisi kiri tiang gawang Borneo FC.

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk Borneo FC.

Hasil ini membuat Borneo FC menempel ketat PSIS di posisi tujuh. Sementara PSIS masih tetap berada di posisi enam dengan koleksi 11 poin.

Seusai laga, Jafri Sastra mengakui jika penampilan timnya jauh dibawah performa. Bahkan ia menyebut jika anak asuhnya bermain kurang konsisten di babak pertama sehingga tercipta dua gol.

"Ya kekurang konsistenan kami di babak pertama, sehingga kami harus kecolongan dua gol. Satu dari set piece dan kemudian bola rebound, satu dari penalti," kata Jafri Sastra seusai laga.

Kendati demikian, Jafri menyebut jika di babak kedua timnya bisa bermain lebih baik.

"Babak kedua kami mulai bermain lebih baik, namun kami sulit untuk mencetak gol. Itu sulit kami capai dan diakhir kata kami ucapkan selamat kepada Borneo FC yang keluar sebagai pemenang," ucapnya.

Ditipu Penyalur TKI dan Uangnya Raib, Awal Kisah Sukses Anik Jadi Pengusaha Jamur Krispi

Pasca kekalahan atas Borneo FC ini, Jafri mengakui jika pasti akan ada evaluasi setelah kembali ke Magelang.

Yang jelas, ia menegaskan jika dirinya tak ingin menyalahkan kondisi yang terjadi dalam tim saat menghadapi Borneo FC.

"Benar jika kami datang dengan banyak ditinggal pemain inti. Itu bukan alasan. Pemain yang di sini kami beri apresiasi atas perjuangannya di lapangan. Mereka sudah berusaha membalas kebobolan tapi belum tercapai. Yang pasti akan kami evaluasi," terangnya. (Tribun Jateng/Arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved