Bukan Bigetron Esports, Ini Musuh Terberat Mikail Esports x LCF di Final PINC 2019
Loenpia City Familia targetkan masuk tiga besar babak final PUBG Mobile Indonesia Nation Championship PINC 2019.
Penulis: Bayu Pradana | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jelang laga grand final PUBG Mobile Indonesia National Championship (PINC 2019) di Jakarta, perwakilan dari Semarang, Mikail Esport x LCF (Loenpia City Familia) targetkan masuk tiga besar.
Player Mikail Esport x LCF, Gerhana Surya Pradipta atau akrab disapa Gege ini berharap timnya mampu masuk tiga besar dalam babak grand final PINC 2019.
"Harapannya semoga diberi keberuntungan pastinya, karena menurut saya pribadi game ini 60 % adalah keberuntungan," ujar Gege saat ditemui Tribunjateng.com di Semarang, Rabu (10/7/2019).
"Semoga diberi kelancaran, main kita rapi, kalau target sih bisa masuk tiga besar," sambungnya.
Babak grand final PINC 2019 sendiri akan bergulir di Stadion Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, mulai tanggal 13 - 14 Juli 2019 mendatang.
• 16 Tim Pastikan Tampil di Babak Final PINC 2019, WAW dan Victim Tersingkir di Kualifikasi Terbuka
Tim yang terbentuk tanggal 1 Januari 2019 lalu itu telah mempersiapkan diri sebaik mungkin jelang laga grand final.
"Untuk persiapan kita sudah lakukan latihan secara intensif setiap malam, kita latihan di mode custom room dengan tim yang sudah terdaftar sebelumnya, lalu kita latihan bareng-bareng," tambah Gege.
Kenny Elbert, yang juga player Mikail Esports x LCF, yakin timnya dapat menembus tiga besar babak final PINC 2019.
Menurutnya, semua tim memiliki peluang yang sama untuk memenangkan PINC 2019, meski nantinya ada tim besar seperti Bigetron Esports, Evos Esports hingga Onic Esports.
"Kalau ditanya lawan terberat, jawabannya ya diri sendiri. Bagaimana kita mengontrol diri kita sendiri untuk fokus. Tentu tim besar seperti Bigetron, Evos tim yang bagus karena faktor pengalaman, tetapi yang paling penting menguasai diri sendiri," ujarnya.
Kenny menambahkan setiap tim memiliki peluang yang sama untuk juara karena device atau telepon genggam yang sama.
"Jadi di sini benar-benar skill yang diuji karena device-nya sama semua. Berbeda dengan PINC tahun 2018 lalu, di mana device-nya bawa sendiri-sendiri. Jadi tahun lalu, yang device bagus peluang menang lebih besar," tandasnya.
• Hasil Final MSC 2019 - Kalahkan Louvre Esports, Onic Esports Jawara Asia Tenggara
Sebelum berangkat ke Jakarta, Mikail Esport x LCF harus bersusah payah mendapatkan satu-satunya tiket final dari babak kualifikasi di Semarang.
Babak kualifikasi ini dimainkan oleh 60 tim dari berbagai daerah di Semarang.
Total 60 tim ini dibagi kedalam tiga grup (Grup A, B, C) yang masing-masing terdiri dari 20 tim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/loenpia-city-familia-saat-juarai-pinc-semarang.jpg)