Rombongan PSMS Medan Pilih Turun dari Bus, Tolak Lanjutkan Perjalanan ke Cilacap, Ada Apa?
Gara-gara AC bus yang ditumpangi punggawa PSMS mati, seluruh pemain, pelatih, dan official tim memilih turun dan menolak melanjutkan perjalanan menuju
Penulis: Bayu Pradana | Editor: abduh imanulhaq
Perjalanan menuju ke Cilacap sekitar lima jam dari Bandara.
"Busnya ini disediakan dari Panpel PSCS dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Terus kami mau menuju Cilacap kurang lebih 5 jam perjalanan. Tapi kami berhenti setelah jalan sekitar 3 kilometer. Kami tidak mau melanjutkan perjalanan kalau busnya tidak diganti oleh Panpel," tandasnya.
Akhirnya, PSMS Medan tiba di Cilacap dini hari sekitar pukul 00.03 WIB, Jumat (12/7/2019).
Panpel PSCS mengganti bus sehingga para pemain bisa nyaman sampai di Cilacap.
Edy Syahputra mengatakan Panpel PSCS sudah meminta maaf atas ketidaknyamanan selama perjalanan.
"Alhamdulillah kami sampai juga di Cilacap tadi malam pukul 00.03. Panpel akhirnya mengganti bus yang bagus buat kami. Ketua Panpelnya juga sudah meminta maaf ke kami. Dia langsung datang ke hotel," ujar Edy, Jumat pagi.
Edy mengatakan, mereka tiba di Cilacap tengah malam lantaran harus menunggu bus sekitar dua jam.
"Menunggu busnya (pengganti) sampai hampir dua jam. Itu yang bikin lama karena kami juga kan menempuh perjalanan ke sana sekitar lima jam. Kemudian tiba di hotel, bagi-bagi kamar, makan malam dan istirahat," tambahnya. (*)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul PSMS Akhirnya Tiba di Cilacap Tengah Malam, Panpel Mengganti Bus dan Minta Maaf
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE >>>
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/psms-medan.jpg)