Hoaks Pele Meninggal Dunia Timbulkan Pro-Kontra di Medsos, Anda Percaya?
Berita kematian Pesepakbola legendaris asal Brazil, Pele menyebar dengan cepat di internet pada pekan ini, Minggu (14/7/2019).
Penulis: Bayu Pradana | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Berita kematian pesepakbola legendaris asal Brasil, Pele, menyebar dengan cepat di internet pada pekan lalu.
Terutama pada akhir pekan, Sabtu-Minggu (13-14/7/2019).
Kabar tersebut menyebabkan perasaan duka bagi sejumlah penggemar bola di seluruh dunia.
Ternyata setelah dikonfirmasi, kabar tersebut hanyalah hoaks dari serangkaian laporan kematian palsu selebriti.
Informasi tentang kematian Pele telah menyebar cepat dan menjadi trending pada hari Jumat setelah halaman Facebook berjudul "R.I.P Pele" mendapatkan satu juta like.
• BREAKING NEWS: Eunike Ditemukan Meninggal di Mobil di Area Parkir BCA Jl Pemuda Semarang
• Breaking News: Tabrakan Libatkan Tujuh Mobil Terjadi di Turunan Jalan Hanoman
• BREAKING NEWS: Kapal Barang Pengangkut Peti Kemas Tabrak Dermaga TPKS Tanjung Emas Semarang
• Pernyataan Resmi KSOP Tanjung Emas Semarang Terkait Insiden Kapal MV Soul of Luck Tabrak Crane
Banyak netizen tertipu biodata di fanpage tersebut.
Mereka semua percaya jika halaman Facebook tersebut asli milik Pele.
Berikut isi berita yang tertulis di halaman Facebook "R.I.P Pele":
"Sekitar pukul 11.00 waktu setempat pada hari Jumat, (12/7/2019), pesepakbola kita Pele telah meninggal dunia.
Pele lahir pada 23 Oktober 1940 di Três Corações.
Dia akan dirindukan tetapi tidak akan dilupakan.
Tolong tunjukkan simpati dan belasungkawa anda dengan mengomentari dan menyukai halaman ini."
Sontak ratusan penggemar sepak bola gencar menulis pesan belasungkawa mereka di halaman tersebut.
Mereka menyampaikan duka cita atas meninggalnya pesepakbola berusia 78 tahun tersebut.
Hal itu kemudian memunculkan pro dan kontra di media sosial.
Ada yang langsung memercayai postingan tersebut, tak sedikit pula yang menganggap berita kematian Pele adalah palsu.
Ada beberapa orang yang menyelidiki kasus tersebut dan menemukan bahwa laporan itu hoaks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelee.jpg)