Blakan-blakan soal Rebutan Kursi Menteri di Kabinet Jokowi, Arsul Sani: TKN Memang Aneh

Politikus PPP, Arsul Sani mengatakan bahwa Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, diisi dengan partai-partai yang aneh.

Blakan-blakan soal Rebutan Kursi Menteri di Kabinet Jokowi, Arsul Sani: TKN Memang Aneh
YOUTUBE
Blakan-blakan soal Rebutan Kursi Menteri 

"Ini koalisi agak aneh, kita nggak ada perjanjian soal akan dapat kursi segini, atau gimana, jadi kalau ditanya soal rebutan, kita nggak ada rebutan memang kita menyerahkan keputusan itu kepada Pak Jokowi," ujar Arsul Sani.

Saat ditanya, apakah PPP akan mengisi pos menteri agama dan meminta 9 kursi, Arusl Sani membeberkan alasannya.

"Itu ada ceritanya, minggu yang lalu, kami beraudiensi dengan Pak Jokowi, ketika dalam pertemuan tersebut, Pak Jokowi menggelitik kami, kenapa PPP belum menyerahin nama, ya sudah kami sebut aja PPP minta 9, karena PKB minta 10, Nasdem 11, kami PPP yang kursinya lebih kecil ya sebut 9 aja," ujar Arsul Sani sambil tertawa.

"Pak Jokowi menyampaikan bahwa beliau meminta bantuan PPP, namun belum beliau belum putuskan nanti PPP akan ditempatkan di mana,"

Soal kursi menteri agama, Arsul Sani mengaku tidak mengincar jabatan tersebut.

"Bisa jadi tidak, biar gantian, siapa tahu partai PDIP mau ya silahkanlah," ujar arsul Sani yang disambut tawa Charles.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani merespons soal menteri yang dicari Presiden Joko Widodo dalam kabinet di periode keduanya.

PPP, sebagai partai dalam koalisi, dikatakan Arsul, juga banyak menyimpan nama-nama profesional yang berani.

"Ya tentu ada. Hanya kan orangnya siapa tergantung nanti PPP dengar dulu mau dikasih apa. Kalau yang berani banyak dan yang kapabel juga harus dipertimbangkan," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta Puat, Senin (15/7).

Ada sembilan nama yang disebutkan Arsul terkait nama calon menteri dari PPP yang bakal dipertimbangkan.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved