Kantor SDN Genuksari 1 Semarang Dibobol Maling, Uang Iuran Drum Band dan HP Raib

Aksi pencurian terjadi di SDN Genuksari RT 5 RW 1 Kelurahan Genuksari Kecamatan Genuk Kota Semarang.

Kantor SDN Genuksari 1 Semarang Dibobol Maling, Uang Iuran Drum Band dan HP Raib
ISTIMEWA
Tangkapan layar rekaman CCTV ketika pelaku pencurian beraksi di SDN Genuksari 1 Kota Semarang, Senin (8/7/2019) pukul 05.00. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aksi pencurian terjadi di SDN Genuksari RT 5 RW 1 Kelurahan Genuksari Kecamatan Genuk Kota Semarang.

Pencuri memasuki sekolah setelah melomompati pagar, Senin (8/7/2019) pukul 05.00.

Setelah melompati pagar, pelaku kemudian memasuki ruang guru dengan mencongkel jendela. Di dalam ruang guru pelaku mengambil dua buah ponsel dan uang tunai.

Pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp 2.600.000 dari laci meja guru. Awalnya laci tersebut terkunci namun oleh pelaku dibuka paksa dengan mencongkel.

"Yang diambil uang iuran drum band, uang, uang koperasi, dan yang paling banyak uang buku. Setelah uang diambil laci kondisi rusak," ungkap Kepala Sekolah SDN Genuksari 1, Hery Dwi Utomo.

Ia mengatakan, dalam menjalankan aksinya pelaku hanya membuka laci yang terkunci. Sebanyak lima laci dicongkel oleh pelaku, empat di antaranya berisi uang.

Kejadian tersebut pertama diketahui oleh guru yang pada hari tersebut mendapat giliran piket. Ketika kejadian, sekolah masih dalam masa libur semester.

"Saat kejadian jendela belum dipasang teralis karena baru direnovasi. Sekarang sudah dipasang. Selanjutnya akan kami anggarkan untuk CCTV," katanya.

Kejadian terasebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Genuk. Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin menyebutkan, pihaknya saat ini telah mengantongi identitas pelaku pencurian.

Polisi mengantongi identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Aksi pelaku melompati pagar sekolah terekam CCTV yang terpasang di Kantor Kelurahan di depan sekolah.

"Polisi sudah mengantongi identitas pelaku. Saat ini tengah dilakukan pengejaran," ujar Zaenul.

Ia mengungkapkan, dalam rekaman CCTV, satu pelaku masuk sekolah seorang diri sementara satu pelaku lain menunggu di luar. Setelah berhasil menggasak uang dan ponsel, mereka meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

"Pelaku melakukan aksi saat dini hari, perbuatannya masuk dalam kategori pencurian dengan pemberatan," jelasnya. (Laporan Wartawan Tribun Jateng/Jamal A Nashr)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved