Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UPDATE Klasemen Medali Asean School Games 2019 di Semarang: Indonesia Raih 6 Emas, Terbanyak Atletik

Jumat (19/7/2019) merupakan hari pertama pertandingan ASEAN School Games (ASG) XI 2019 di Semarang.

Tayang:
Penulis: hesty imaniar | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Perenang Indonesia diajang ASEAN School Games (ASG) XI 2019, Adelia mengigit medali emasnya, usai dinobatkan sebagai juara renang, nomor 50 meter gaya dada putri di Komplek Kolam Renang Jatidiri Semarang, Jumat (19/7) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumat (19/7/2019) merupakan hari pertama pertandingan ASEAN School Games (ASG) XI 2019 yang digelar di Kota Semarang.

Tim Indonesia mampu bertengger di posisi dua klasemen sementara dengan mengumpulkan 6 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Sementara posisi pertama klasemen sementara ASG XI 2019 diduduki oleh Thailand, dengan raihan, 6 medali emas, 7 perak, dan 8 medali perunggu.

Sedangkan di posisi ke tiga, diduduki oleh tim dari Malaysia, dengan total capaian medali, 4 medali emas, 6 peran, dan 2 medali perunggu.

Untuk cabang olahraga (cabor) yang mampu menyumbang medali untuk Indonesia, di hari pertama pertandingan ASG XI 2019, Jumat (19/7) adalah atletik.

Dimana, cabor tersebut, mampu menyumbang 3 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Berlaga di Lintasan Tri Lomba Juang, Semarang, Dewa Radika Sya mampu menyumbang emas untuk Indonesia, di nomor lari 400 meter putra.

Disisi lain, pelari Sukur Ahmad Ambali, di nomor lompat jauh serta Adith Rico, Israk Udjulu, Raden Roselin, dan juga Erna Nuryanti dari lari estafet 1x400 campuran, turut menyumbang medali emas untuk Indonesia.

Medali perak sendiri diraih Arfian Yulianto di nomor lari 110 gawang putra. Sementara perunggu didapat Ramanda Lisaputri di lari gawang 100 meter putri, Mutiara Oktarani nomor lari 1.500 meter putri, dan Nela Agustin di lari 400 meter putri.

Sprinter Dewa Radika Sya, mengaku sangat bangga dengan perolehan tersebut. Selain mendapatkan emas, dia juga memastikan lolos ke PON XX Papua 2020 mendatang. Sebab, catatan waktu 48.38 detik lolos limit PON 49.00 detik.

"Hasil ini di luar ekspekstasi saya, karena saya hanya melakukan persiapan selama dua bulan karena sempat mengalami cidera diotot kaki saya selama 4 bulan cidera," ungkapnya.

Meski mampu lolos di PON 2020, Dewa mengaku bahwa targetnya adalah bisa lolos di SEA Games tahun ini.

Sementara itu, cabor penyumbang medali lainnya, datang dari renang. Cabor renang sendiri mampu menyumbang 3 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Pemegang rekor renang yang diharapkan bisa menggondol emas pada gelaran ASG XI 2019 kali ini justru meleset. Ahnaf Kamal Pasya kecolongan dari lawan tandingnya di nomor 50 meter gaya dada.

"Saya sudah sampaikan ke anak-anak, nomor 50 harus zero false. Yang terjadi sampai 45 masih leading. Sebetulnya kalau dia cuman dorong saja menang. Tapi begitu dia emosi mau narik lagi, malah dicolong orang," ujar Pelatih Kepala Timnas Renang ASG XI 2019 Indonesia, Deni Wardeni.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved