YI Kapok Pinjam Uang Secara Online, Difitnah Siap Digilir untuk Bayar Utang, Sempat Viral di Medsos

YI (51) tak menyangka upayanya meminjam uang di aplikasi pinjaman online (pinjol) berujung malapetaka.

YI Kapok Pinjam Uang Secara Online, Difitnah Siap Digilir untuk Bayar Utang, Sempat Viral di Medsos
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
YI didampingi kuasa hukum Sukadewa menggelar konferensi pers di Centra Niaga Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (25/7/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - YI (51) tak menyangka upayanya meminjam uang di aplikasi pinjaman online (pinjol) berujung malapetaka.

Dia berujar, seorang oknum debt collector pinjaman online (pinjol) tega membuat fitnah.

Fitnah itu berupa iklan poster berisi promosi seks komersial yang mengatasnamakan YI.

Poster itu disebarkan di media sosial dan sempat viral beberapa waktu lalu.

Warga Kecamatan Serengan, Kota Surakarta itu membeberkan butuh uang untuk membiayai pendidikan dua buah hatinya.

Dia harus mencari nafkah sendiri, karena sedang menjalani proses perceraian dengan sang suami.

"Saya bingung waktu itu cari uang instan di mana. Lalu saya dapat SMS Blast berisi pinjaman dana online. Saya tertarik, karena terpaksa tidak ada jalan lain," ungkapnya saat ditemui di kantor LBH Solo Raya, Centra Niaga Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (25/7/2019).

YI pun mengakses nomor Whatsapp yang dilampirkan dalam SMS Blast itu.

Selanjutnya, dia melakukan registrasi peminjaman dengan seorang operator pinjol melalui Whatsapp.

Operator pun meminta YI mengirimkan foto diri setengah badan sambil memegang KTP.

Halaman
123
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved